Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Webinar Ozone For Life : 35 Tahun Perlindungan Lapisan Ozon Peringatan Hari Ozon Internasional 2020, Rabu (16/9).

Webinar Ozone For Life : 35 Tahun Perlindungan Lapisan Ozon Peringatan Hari Ozon Internasional 2020, Rabu (16/9).

Teknisi RAC Kompeten Berkontribusi Minimalisir Risiko Penipisan Ozon

Rabu, 16 September 2020 | 14:13 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Penggunaan Refrigerasi dan AC (RAC) di Indonesia semakin meningkat. Namun, hal ini berpotensi penyumbang penipisan lapisan ozon. Terlebih apabila perawatan dan penangananya dilakukan oleh teknisi yang tidak kompeten sehingga terlepasnya refrigeran ke udara dan terjadinya penipisan lapisan ozon.

Untuk itu, dibutuhkan teknisi RAC kompeten untuk meminimalisir pelepasan refrigeran tersebut.

Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dr Ir Ruandha Agung Sugardiman MSc mengatakan penyiapan teknisi Refrigerasi dan AC (RAC) yang kompeten menjadi sangat penting, karena teknisi yang kompeten akan melakukan servis peralatan RAC dengan benar sehingga menghindari terlepasnya refrigeran ke udara dan mengurangi penipisan lapisan ozon.

“Selain itu, servis peralatan RAC yang sesuai dengan standar mesin tersebut juga dapat meningkatkan umur pakai mesin dan menghemat konsumsi energi dari peralatan tersebut,” ungkapnya di sela webinar Ozone For Life : 35 Tahun Perlindungan Lapisan Ozon 'Peringatan Hari Ozon Internasional 2020', Rabu (16/9).

Webinar Ozone For Life : 35 Tahun Perlindungan Lapisan Ozon Peringatan Hari Ozon Internasional 2020, Rabu (16/9).
Webinar Ozone For Life : 35 Tahun Perlindungan Lapisan Ozon Peringatan Hari Ozon Internasional 2020, Rabu (16/9).

Ruandha menambahkan dengan populasi AC di Indonesia yang sangat banyak, saat ini diperkirakan perlu 100 ribu teknisi AC di seluruh Indonesia sedangkan yang tersedia baru sekitar 10 ribu. Dari jumlah itu, teknisi AC yang tersertifikasi baru tercatat sekitar 7 ribu orang. Karena itu, KLHK berharap dengan adanya kerja sama dengan BNSP bisa menghasilkan teknisi AC yang kompeten sehingga bisa meminimalisir jumlah bahan perusak ozon yang dilepas ke udara.

Untuk itu, Ruandha menambahkan KLHK dan BNSP menandatangani skema sertifikasi teknisi refrigerasi dan tata udara yang akan menjadi pedoman bagi LSP untuk melaksanakan sertifikasi teknisi RAC.

Dengan pengesahan skema tersebut, diharapkan dapat mempercepat penyediaan teknisi RAC yang kompeten serta mendorong penguatan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Tidak hanya itu, lanjut dia, guna menciptakan pasar bagi teknisi RAC yang kompeten, KLHK telah mengembangkan aplikasi MontiR-AC, yaitu aplikasi yang memudahkan para teknisi dalam mendapatkan pekerjaan servis AC serta konsumen dapat dengan mudah mencari teknisi kompeten di sekitar tempat tinggalnya.

Menurut dia, aplikasi ini dapat diunduh secara gratis melalui google playstore atau diakses melalui website. Sesuai dengan Permen LHK Nomor 73 Tahun 2019, per tanggal 18 Oktober 2021, teknisi yang dapat mengambil pekerjaan dalam aplikasi MontiR-AC adalah teknisi yang sudah tersertifikasi oleh BNSP. Hal itu diberlakukan agar konsumen mendapatkan layanan servis yang prima dari teknisi yang sudah tersertifikasi kompeten dan mampu melakukan perawatan peralatan pendingin dengan baik dan benar.

“Selain itu, seorang teknisi kompeten yang telah tersertifikasi berpotensi mendapatkan pendapatan sebesar 2 – 5 kali Upah Minimum Regional (UMR),” tutupnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN