Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pendiri Sang Pisang, Mangkok Ku, Yang Ayam dan Madhang.ID Kaesang Pangarep memberikan potongan tumpeng kepada CEO Yang Ayam Maulana Bayu Samudro saat peresmian gerai Yang Ayam di kawasan Tanjung Duren, Jakarta, Sabtu 7 Desember 2019. Yang Ayam merupakan salah satu usaha kuliner yang didirikan oleh Kaesang Pangarep dengan target menjangkau semua kalangan sekaligus menyerap banyak tenaga kerja.

Pendiri Sang Pisang, Mangkok Ku, Yang Ayam dan Madhang.ID Kaesang Pangarep memberikan potongan tumpeng kepada CEO Yang Ayam Maulana Bayu Samudro saat peresmian gerai Yang Ayam di kawasan Tanjung Duren, Jakarta, Sabtu 7 Desember 2019. Yang Ayam merupakan salah satu usaha kuliner yang didirikan oleh Kaesang Pangarep dengan target menjangkau semua kalangan sekaligus menyerap banyak tenaga kerja.

Terinspirasi Ayam Kalasan dan Aneka Sambal Nusantara, Kaesang Buka Gerai Yang Ayam

Minggu, 8 Desember 2019 | 11:00 WIB
Emral Firdiansyah

JAKARTA, investor.id - Mengangkat kuliner nasional dan memadupadankannya jadi ide utama Kaesang Pangarep berwirausaha. Kali ini Kaesang meresmikan gerai Yang Ayam di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

“Orang Indonesia suka, dan gak pernah bosan dengan ayam. Setiap wilayah punya menu olahan daging ayam dengan kekhasannya masing-masing. Menu daging ayam tersedia mulai resto mewah hingga kaki lima, dan semua laris terjual. Kami yakin, jika variasi baru hadir, masyarakat akan tertarik dan menyukainya. Yang Ayam hadir untuk yang tersayang,” ujar Kaesang saat peluncuran outlet pertamanya di Jl. Tanjung Duren Barat 1 No.12A, Jakarta Barat, Sabtu (7/12/2019).

Yang Ayam menyediakan sambal andalan, Sereh Api dan Bara Api, dengan ragam menu di kisaran harga Rp 12.727 hingga Rp 21.818 yang dapat dinikmati dengan minuman Cincau Soda serta Sawadi Cup (dalam bahasa Thai berarti  teh susu). 

Menurut Kaesang, yang jadi pembeda gerainya adalah penggunaan bumbu marinasi khas Kalasan yang manis, dipadu dengan gurihnya tepung serta sambal bara api dan sereh api. Putra bungsu Presiden Joko Widodo ini sebelumnya memperkenalkan dagangan barunya melalui rangkaian cuitan di akun Twitter-nya sejak Senin (3/12) lalu.

“Untuk saat ini, Yang Ayam belum difranchisekan. Sedangkan untuk menu makanan dan minuman, kami sudah siap dengan 10 varian sambal dan 5 varian minuman yang akan kami perkenalkan kepada masyarakat di bulan depan, dan kami akan terus meneksplorasi dan berinovasi dari sambal-sambal khas nusantara serta begitu pula dengan minumannya.” ucap Kaesang.

Berdirinya gerai Yang Ayam di Tanjung Duren mendahului rencana awal Kaesang yang sempat menyebut akan menggelar peluncuran pada awal tahun depan. Ia berencana, di tahun depan Yang Ayam akan menjangkau Jabodetabek melalui 60 hingga 100 gerai.

“Usaha kuliner selalu prospektif karena dalam situasi apapun, orang selalu membutuhkan makanan. Selain itu, bisnis ini juga melibatkan banyak orang, pemasok, serta perusahaan pendukung. Manfaatnya terasakan oleh banyak orang,” ujarnya seputar pilihan berbisnis kuliner.

Kaesang menambahkan bahwa usaha kuliner Yang Ayam menjadi salah satu portofolio venture capitalnya yakni PT. Harapan Bangsa Kita (HEBAT). 

Salah satu pengunjung pertama gerai Yang Ayam yakni Rahma dan keluarga asal Bekasi mengatakan bahwa ia dan keluarga berkunjung ke gerai Yang Ayam karena penasaran akan menunya. Ia dan keluarga mencoba menu Itu Aja yang merupakan paket nasi dan ayam sudah termasuk sambal serta minum.

"Rasanya enak, beda dengan yang lain. Saya suka dengan rasa sambalnya. Dan harganya juga terjangkau, per menu yang sudah termasuk minum ini hanya sekitar 21 ribu rupiah." ucap Rahma.

Gemar Bisnis Kuliner, Peduli UMKM

Sebelumnya Kaesang dengan menggandeng sejumlah pihak juga telah merintis Sang Pisang pada tahun 2017 yang hingga pengujung tahun ini telah menjangkau 32 kota dengan jumlah 84 outlet diseluruh Indonesia.

Sementara Ternakopi yang hadir April tahun ini, telah membuka tak kurang dari 30 gerai se-Jabodetabek. Bersama kakaknya, Gibran Rakabuming, serta juru masak Arnold dan Randy Julius, Kaesang merilis Mangkok Ku dengan sajian aneka rice bowl, yang tengah berupaya melebarkan sayap hingga ke Australia. 

Selain itu, terdapat pula makanan ringan kemasan Kemripik  yakni camilan dengan ragam rasa makanan khas Indonesia seperti nasi goreng dan seblak. Masih bersama sang kakak, dirinya mengembangkan pula bisnis rintisan aplikasi pemesanan makanan Madhang.Id.

Tak hanya kuliner semata, karena belum lama (28/11) ini Kaesang meluncurkan HEBAT yang kepanjangannya adalah PT Harapan Bangsa Kita, sebuah akselarator yang berfokus pada UMKM. Menggandeng askelerator GK–Plug n Play, HEBAT coba menjadi kawah candradimuka bagi UMKM hingga mereka mapan secara permodalan, hadir di dunia maya alias jika sebelumnya masih offline bertransformasi menjadi online, sekaligus semakin inovatif dan punya daya saing.

“Saat ini banyak hadir akselarator menjaring bisnis rintisan dengan kapital yang sudah cukup mapan dan paham memanfaatkan teknologi informasi. Sedikit berbeda, yang akan kami bantu naik kelas adalah UMKM,” ungkapnya saat itu.

Inisiatif lain Kaesang adalah saat Agustus lalu membuka kelas programming (coding) yang dinamai Enigma IT Boothcamp, di mana para peserta yang lolos seleksi akan dibebaskan dari pembiayaan sekaligus mendapatkan kesempatan kerja dengan ikatan dinas di lembaga keuangan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN