Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ribuan kendaraan yang terindikasi mudik dikeluarkan ke gerbang tol terdekat di check point  Km 31 Cikarang Barat  Tol Jakarta-Cikampek.

Ribuan kendaraan yang terindikasi mudik dikeluarkan ke gerbang tol terdekat di check point Km 31 Cikarang Barat Tol Jakarta-Cikampek.

Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Larangan Mudik

Indah Handayani, Jumat, 22 Mei 2020 | 20:16 WIB

JAKARTA, Investor.id - Salah satu masalah kejiwaan atau psikologis yang rentan dialami seseorang yang tidak mudik ialah kesepian (loneliness). Untuk itu, ada beberapa tips yang dapat dilakukan dalam menjaga kesehatan mental terkait larangan mudik.

Psikiater dr Gina Anindyati Sp KJ mengungkapkan, kondisi mental atau kejiwaan tidak terpisah dengan kondisi fisik manusia.

“Kita perlu menjaga diri kita baik-baik. Paling utama, jaga kesehatan fisik terlebih dahulu. Usahakan istirahat yang cukup, makan bergizi, dan lakukan aktivitas fisik secara rutin,” kata Gina Anindyati dalam keterangan pers GueSehat yang diterima Investor Daily di Jakarta, Jumat (22/5).

Selain itu, menurut Gina, upayakan untuk memiliki kegiatan yang rutin setiap hari di rumah dan mencoba untuk tetap terhubung dengan orang-orang terdekat, seperti keluarga, sahabat, atau teman.

“Upayakan bisa berkomunikasi melalui telepon, saling mengirimkan paket atau makanan khas saat Lebaran. Ini bisa mencegah rasa kesepian akibat tidak mudik,” papar dr Gina.

Bagi yang rindu keluarga atau merasa rindu rumah (homesick) karena tidak bisa mudik, psikolog klinis Alexandra Gabriella A M Psi Psikolog C Ht C ESt menyarankan agar menghabiskan waktu dan merayakan kebersamaan dengan orang-orang yang memiliki nasib sama.

“Cobalah tetap terhubung secara virtual dan mengobrol dengan orang-orang yang juga tidak bisa mudik dan dengan keluarga di kampung halaman,” tutur dia.

Jika tetap terhubung dengan teman yang juga tidak bisa mudik atau dengan keluarga, kata Alexa, seseorang tidak akan merasa kesepian dan homesick.

“Jadi, rasanya tetap dekat dengan mereka. Kalau bisa, usahakan juga untuk saling berbagi, coba lebih banyak menyumbang. Saat berbagi, kita diingatkan kembali betapa banyak anugerah yang diberikan pada kita,” ucap Alexa.

Alexa menambahkan, melalui kegiatan berbagi, seseorang yang tidak bisa mudik akan merasa lebih pulih, tidak kehilangan perannya, dan merasa bermanfaat untuk orang lain.

“Kita membantu orang lain dan memberikan efek positif pada orang lain. Jelas, dengan hal ini, kita punya energi yang positif juga,” tandas dia.

Baca juga: Ternyata Tidak Mudik Bisa Bikin Kesepian dan Gangguan Jiwa

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN