Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Label busana muslim Nina Nugroho dan motivator anak Rizqi Pirmansyah dalam talkshow Sharing Solusi: Aktivitas Fisik Atasi Anak Kecanduan Gadget

Label busana muslim Nina Nugroho dan motivator anak Rizqi Pirmansyah dalam talkshow Sharing Solusi: Aktivitas Fisik Atasi Anak Kecanduan Gadget

Trik Jauhkan Anak dari Gadget

Selasa, 3 Maret 2020 | 19:21 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Di Era yang serba digital ini, manusia dihadapkan dengan banyak tantangan perubahan. Salah satunya adalah tantangan teknologi yang kian hari kian tak terbendung kecanggihannya. Di samping manfaat yang luar biasa, kemajuan teknologi ternyata juga bisa berdampak buruk, terutama pada anak.

“Banyak anak yang kecanduan gadget, hingga mereka tidak lepas dari gadgetnya,bahkan masa kanak-kanaknya seakan direnggut oleh benda yang seharusnya dapat dimanfaatkan secara bijak dan memberikan efek positif ini,’’ ungkap pakar Kids Ability Maximizer Rizqi Pirmansyah dalam bincang-bincang Sharing Solusi bertema Aktifitas Fisik Atasi Anak Kecanduan Gadget yang digelar label busana muslim Nina Nugroho di Jakarta, baru-baru ini.

Dampak kecanduan gadget, lanjut Rizqi, sangat menyedihkan. “Dari berita-berita yang kita lihat, ada banyak kasus-kasus anak kecanduan gadget, mulai dari anak yang menjadi lebih agressif, terpaksa dirawat di rumah sakit jiwa, bahkan tak sedikit yang akhirnya menjadi penyebab hilangnya nyawa orang lain,” ujar Rizqi.

Rizqi memaparkan mengapa anak-anak betah di depan layar gadget, salah satunya dengan bermain game online? Dalam gadget, katanya, para developer online mampu memberikan solusi anak dengan memberikan gambaran permainan di layar.

“Anak-anak senang mengeskplor. Anak butuh ruang bermain yang seluas-luasnya sehingga ruang bermain seakan pindah ke layar. Jadi anak merasa dunia ada di genggaman, padahal seharusnya anak fokus bermain di luar, atau beraktifitas fisik,” papar ayah satu anak ini

Solusinya, sebelum terlambat, lanjut Rizqi, sejak awal orang tua harus melakukan upaya pencegahan agar anak tidak kecanduan gadget. “Memang, di sini orang tua harus aktif mendesain dan mengajak anaknya bermain berbagai permainan yang menggunakan fisik, agar mampu menurunkan efek buruk kecanduan gadget sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan otak, psikologis, dan fisiologisnya,” tegas Rizqi.

Desain permainan yang bisa dicoba, saran Rizqi, contohnya adalah permainan yang menggunakan alat-alat sederhana yang ada di rumah. “Seperti botol minuman bisa dibuat permainan sehingga motorik anak bekerja. Atau plastik kresek bisa dibuat permainan sebagai topi atau topeng bahkan permainan menangkap angin. Yang penting asal ada kemauan dari orang tuanya untuk menjauhkan anak dari gadget,” tutur Rizqi, lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan jurusan Sports Education.

Aktifitas Fisik Atasi Anak Kecanduan Gadget adalah tema pertama yang digelar Nina Nugroho. Selanjutnya, setiap bulan Nina yang memiliki ciri khas rancangan untuk muslimah aktif, akan menggelar sharing solusi dengan beragam tema seputar karir, keluarga, kebugaran, fesyen, dan kecantikan. Kegiatan ini diselenggarakan bekerjasama dengan TTG (TEMPA Trainers Guild) untuk menyediakan pembicara berkualitas sesuai bidangnya masing-masing.

Editor : Mardiana Makmun (nana_makmun@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN