Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang manula menerima vaksin  di RW 01, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Seorang manula menerima vaksin di RW 01, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Vaksinasi Sinovac Dosis Lengkap 98% Efektif Cegah Kematian

Jumat, 14 Mei 2021 | 19:37 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  -  Berdasarkan hasil kajian cepat  yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemkes  terhadap keefektifan vaksinasi Sinovac terhadap infeksi  Covid-19 dapat disimpulkan bahwa pemberian vaksinasi dosis lengkap  secara signifikan dapat menurunkan risiko  kematian dan mencegah  Covid-19  bergejala.

''Vaksinasi menurunkan risiko perawatan dan kematian sampai 98%, jauh lebih besar dibandingkan pada individu yang baru menerima dosis pertama dimana hanya efektif menurunkan sekitar 13% risiko  Covid-9 bergejala,”  kata Ketua Tim Peneliti Efektivitas Vaksin  Kemkes, Pandji Dhewantara  dalam siaran pers diterima Beritasatu.com, Jumat (14/5/2021).

Pandji menyebutkan, kajian cepat  tersebut dilakukan  pada periode 13 Januari -18 Maret 2021 dengan fokus pada tenaga kesehatan di wilayah DKI Jakarta. Kajian cepat ini menggunakan desain Kohort Retrospektif, yakni menelusuri riwayat setiap individu yang dilibatkan dalam penelitian ini.

Adapun penelitian ini berfokus pada kelompok tenaga kesehatan baik yang belum divaksinasi maupun yang sudah di vaksinasi, baik dosis pertama maupun yang sudah vaksinasi lengkap sebanyak 2 dosis.

Dikatakan Pandji, kajian cepat ini  melibatkan lebih dari 128 ribu orang dengan usia di atas 18 tahun dan rata-rata dari partisipan yang diikutkan 60% perempuan dengan rata-rata usia di kisaran 30 tahun.

''Kajian cepat ini dilakukan berdasarkan data-data sekunder. Jadi data-data yang kita olah itu merupakan data dari berbagai sumber yang ada di Kementerian Kesehatan,'' tutur Pandji.

Pandji menuturkan, hasilnya dapat dijadikan sebagai informasi yang sangat penting bagi masyarakat maupun bagi pemerintah, terutama dalam hal menentukan langkah-langkah strategis yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pemberian vaksinasi di masyarakat.

Berdasarkan analisis yang dilakukan ditemukan bahwa vaksinasi Sinovac dosis lengkap itu bisa menurunkan atau bisa mengurangi risiko  Covid-19  sebanyak 94%. Kajian cepat tersebut sangat jelas menunjukkan bahwa pemberian vaksinasi lengkap 2 dosis bisa menurunkan risiko terinfeksi Covid-19 dan mencegah kematian.

Tak hanya itu, pemberian vaksinasi Sinovac 2 dosis dapat mencegah sekitar 96% risiko perawatan karena Covid-19, juga mencegah sebesar 98% kematian karena  Covid-19.

''Hal itu menunjukkan bahwa vaksinasi lengkap itu sangat disarankan karena vaksinasi pemberian dosis pertama itu belum cukup melindungi. Apabila masyarakat sudah menerima vaksinasi penuh atau lengkap itu akan jauh lebih efektif dalam menurunkan risiko Covid-19 baik perawatan maupun kematian,'' ucapnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN