Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi aplikasi Zipmex. ( Foto: Istimewa )

Ilustrasi aplikasi Zipmex. ( Foto: Istimewa )

Bisa Investasi, Ini Tujuh Tips Kelola Gaji UMR

Senin, 30 Agustus 2021 | 05:26 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Masa gajian sudah dekat. Bahkan mungkin beberapa sudah mulai mendapatkan transferan di rekening. Sayangnya, setiap kali masa gajian menjelang, masa promo di berbagai platform juga tiba.

Kalau tidak mampu mengelola keuangan, promo bisa berhasil membuat Anda kalap dan sibuk check-out barang-barang yang sebelumnya sudah ditempatkan di keranjang e-commerce.

Padahal, selain berbelanja kebutuhan sehari-hari, investasi juga kini menjadi hal yang patut dipertimbangkan. Hanya saja, terkadang investasi seringkali dinomorduakan karena dianggap terlalu mahal dan tidak cocok untuk pekerja bergaji UMR.

“Sebenarnya gaji UMR dan bukan UMR bukan masalah. Investasi itu earlier you do better,” kata Raymond Sutanto Co-Founder Zipmex Indonesia dalam keterangan tertulis, Minggu (29/8).

Menurutnya, yang penting adalah niat untuk berinvestasi sedini mungkin secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, ia membagikan tujuh tips yang bisa digunakan untuk berinvestasi dengan modal gaji UMR.

Pertama, tentukan tujuan. Niat tentu tidak akan terpancang kuat kalau tidak punya tujuan. Untuk memberikan dasar yang kuat pada niat dan membuat semakin yakin dalam berinvestasi, investor harus menentukan tujuan terlebih dahulu. Tujuannya bisa apa saja, tergantung apa yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu.

"Misalnya, anda berencana membeli rumah dalam kurun waktu 5 tahun mendatang, membeli motor tahun depan, atau bahkan pensiun dini. Apa pun alasannya tidak masalah, yang penting tujuan tersebut masuk akal dan tidak di luar nalar serta berkaitan dengan finansial. Tetapkan pula jangka waktu yang Anda inginkan, sehingga tujuan Anda lebih mudah untuk diukur," katanya.

Kedua, buat perencanaan. Setelah tahu apa tujuannya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan, kini saatnya membuat perencanaan. Hitung dengan baik berapa take-home pay, di luar dari upah lembur. Lalu, alokasikan dana tersebut sesuai dengan persentase yang sudah ditentukan.

Ketiga, siapkan dan bukan disisihkan. Agar investasi dapat berjalan lancar, harus menyiapkan alokasi dana khusus untuk investasi. Jangan menunggu hingga gaji bulanan tersisa baru berinvestasi. Lalu juga harus membiasakan diri untuk disiplin. Jangan mengurangi besaran tabungan atau investasi yang semestinya disiapkan.

“Kita bisa siapkan uang sesedikit apa pun atau nama lainnya adalah strategi DCA (Dolar Cost Average) lalu beli aset kripto. Misalnya Bitcoin, itu kan, sudah King of Crypto, beli sedikit-sedikit dengan strategi DCA. Nanti tanpa kita sadari, setelah 2-3 bulan, kita akan merasa harganya sudah lebih tinggi,” jelas Raymond.

Keempat, belajar. Investasi tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Apa pun jenis asetnya, diharapkan memiliki pengetahuan mengenai aset tersebut, baik secara fundamental maupun analisis. Hal ini dibutuhkan agar bisa menentukan strategi investasi yang tepat sesuai dengan tujuan.

Selain itu, dengan memiliki wawasan atau edukasi yang mumpuni juga jadi lebih matang ketika berinvestasi. "Anda bukan hanya mengerti keuntungan yang akan diterima, tetapi juga risiko yang ada. Investasi jadi dapat dilakukan secara bertanggung jawab. Yang tak kalah penting, Anda jadi tidak mudah tertipu oleh scam yang mengatasnamakan investasi," tukasnya.

Kelima, cari penghasilan tambahan. Menetapkan tujuan, sudah. Memilih strategi dan model investasi yang sesuai, sudah. Belajar soal investasi dan jenis-jenis instrumennya juga sudah. Nah, kini saatnya mengandalkan gaji sebagai modal berinvestasi.

Keenam, hemat, hemat, hemat. Menahan godaan untuk tidak belanja tentu sulit. Tetapi, kalau ingin berinvestasi dengan nyaman dan aman, harus mau dan mampu berhemat.

Ketujuh, pilih investasi yang paling sesuai. Terakhir dan yang tak kalah penting, harus memilih instrumen investasi yang paling sesuai. Bisa memulai investasi dalam bentuk konvensional seperti tabungan, membeli reksa dana atau obligasi, membeli saham, atau yang saat ini tengah populer adalah kripto.

"Ya, kripto. Kripto adalah salah satu instrumen yang memiliki imbal hasil investasi yang cukup baik dan dapat diakses dengan mudah. Di Zipmex sendiri, Anda bisa memulai investasi Anda mulai dari Rp100 ribu dan membeli kripto mulai Rp10 ribu," sebutnya.

Adapun, selama periode 26 Agustus hingga 3 September 2021, Zipmex menghadirkan promo spesial bertajuk Invest Day. Selama periode berlangsung, ada cashback Bitcoin senilai Rp50 ribu bagi pengguna baru yang mendaftar menggunakan kode referral INVESTDAY dan membeli Bitcoin minimal Rp100 ribu. Sementara bagi pengguna baru, Zipmex memberikan cashback Bitcoin senilai Rp25 ribu untuk pembelian Bitcoin minimal Rp100 ribu selama periode berlangsung.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN