Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi investasi. Foto: Lukas (Pexels)

Ilustrasi investasi. Foto: Lukas (Pexels)

Mau Coba Investasi di Kripto, Pahami Yuk Apa Itu Moving Average dan Jenis-Jenisnya

Rabu, 11 Mei 2022 | 07:35 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id- Dalam pasar saham maupun kripto, moving average bukanlah istilah yang asing lagi. Dilansir dari Pintu Academy, moving average adalah indikator yang bisa dimanfaatkan oleh para trader untuk membaca pergerakan tren pasar. 

Menurut Coinmarketcap, pengertian moving average (MA) adalah indikator yang digunakan oleh para trader untuk mengidentifikasi arah tren dan menentukan level resistance serta support. Selain itu, moving average juga sangat membantu trader dalam melakukan analisis harga dan selanjutnya membantu mereka untuk menentukan langkah potensial berikutnya sesuai pergerakan pasar.

Moving average merupakan indikator yang digunakan untuk melihat tren pasar melalui pergerakan harga. Pada dasarnya, indikator moving average selalu mengacu pada riwayat harga aset sebelumnya. Umumnya, periode waktu yang digunakan dalam moving average adalah 15, 20, 30, 50, 100, dan 200 hari.

Lama rentang waktu moving average yang digunakan tergantung dari tujuan trading itu sendiri, moving average pendek digunakan untuk trading jangka pendek, sementara moving average jangka panjang biasanya digunakan untuk trading jangka panjang.

Baca juga: Binance akan Dorong Kesadaran Kripto dan Blockchain di India

Periode waktu yang paling umum digunakan oleh para trader adalah 50 hari dan 200 hari karena kedua waktu tersebut dianggap sebagai sinyal perdagangan yang penting.

Berikut ini adalah 2 jenis moving average yang paling utama:
1.Simple Moving Average (SMA) adalah indikator moving average yang diperoleh dengan menjumlahkan harga aset dalam kurun waktu tertentu, lalu membaginya dengan periode waktu tersebut. Trader menggunakan indikator moving average ini untuk mendapatkan sinyal kapan saat yang tepat untuk masuk atau keluar dari pasar. SMA adalah indikator yang didasarkan pada data-data yang terdapat di masa lalu dalam kurun waktu tertentu. Dalam pasar kripto, SMA bisa digunakan untuk menentukan kapan saat yang tepat untuk membeli dan menjual aset.

2.Exponential Moving Average (EMA)
Pada dasarnya, Exponential Moving Average adalah jenis indikator moving average yang menitikberatkan pada harga aset terbaru. EMA umumnya lebih disukai oleh para trader berpengalaman dibandingkan dengan SMA karena lebih berfokus pada harga terbaru tanpa mengesampingkan harga lama sehingga para trader dapat melakukan analisis dan membuat keputusan investasi yang lebih akurat.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN