Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Banjir, salah satu risiko bencana yang bisa merusak kendaraan.

Banjir, salah satu risiko bencana yang bisa merusak kendaraan.

Antisipasi Bencana, Sebaiknya Perluas Jaminan Polis Anda

Jumat, 5 Februari 2021 | 16:00 WIB
Windarto

Jakarta, Investor.id – Di awal tahun 2021 sejumlah bencana melanda Indonesia. Ada banjir, longsor, gempa juga angin putting beliung. Bencana alam tersebut seringkali mengakibatkan kerusakan bangunan, harta benda, bahkan juga korban jiwa. Bagi masyarakat yang tidak memiliki perlindungan asuransi, kerugian yang akibat bencana tersebut merupakan beban yang harus ia derita. Namun, bagi yang memiliki asuransi ada harapan disandarkan melalui klaim dari perusahaan asuransi.

Tapi tunggu dulu, polis asuransi jenis apa yang dimiliki untuk melindungi risiko tersebut? Polis standar ataukah polis tambahan atau yang diperluas. Hal ini penting dipahami agar tidak terjadi persoalan saat terjadi musibah, misalnya rumah atau kendaraan terkena dampak bencana. Saat berharap memperoleh klaim dari perusahaan asuransi ternyata tidak masuk jaminan.

SVP Communication & Customer Service Management Asuransi Astra L Iwan Pranoto mengatakan, pemilik kendaraan dengan polis standar dengan perluasan jaminan akan mendapatkan proteksi lebih. “Para pemilik polis standar harus melakukan perluasan jaminan terhadap dampak bencana alam. Hal ini dilakukan supaya bisa mendapat ganti rugi apabila kendaraan terkena dampak bencana alam,” tuturnya.

Mengingat besarnya risiko kerugian kendaraan yang diakibatkan oleh bencana alam baik itu banjir, gempa bumi, angin puting beliung dan lain-lainnya. Ada baiknya Anda melengkapi perlindungan untuk mobil kesayangan Anda dengan proteksi asuransi mobil dan sudah mendapatkan perluasan jaminan bencana alam.

Pemilik polis asuransi standar tanpa perluasan jaminan tidak bisa mendapatkan ganti rugi karena bencana alam. Penjelasan ini tertuang di Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 3 yang mengatakan kalau asuransi tidak akan mengganti serta menjamin kerugian, kerusakan, biaya atas kendaraan bermotor yang disebabkan oleh :

3.2. gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami, hujan es, banjir, genangan air, tanah longsor atau gejala geologi atau meteorologi lainnya;

Merujuk dari hal ini, Iwan menyarankan, sebaiknya pemilik kendaraan yang memiliki polis standar dapat melakukan perluasan jaminan polis standar. Bagi pelanggan Garda Oto, perluasan jaminan polis standar dapat dilakukan dengan menghubungi Garda Akses di nomor 1500112 yang dapat diakses selama 24 jam. “Penambahan perluasan pertanggungan prosesnya mudah. Hanya dengan menghubungi pihak Asuransi Astra melalui telepon, email, atau datang langsung ke Garda Center atau kantor cabang. Pemilik polis akan disurvey langsung oleh surveyor setelah itu bisa melakukan perluasan atau endorsement.” Terang L Iwan Pranoto.

Apabila kendaraan sudah terkena dampak bencana alam dan sudah melakukan perluasan pertanggungan polis standar, sebaiknya segera melaporkan kerusakannya. Anda memilki waktu lima hari dari waktu kejadian untuk melaporkan kerusakan. Pemilik polis sebaiknya melapor terlebih dahulu ke pihak asuransi atau bisa menggunakan aplikasi Garda Mobile Otocare. Setelah melakukan pelaporan surveyor akan datang melihat kerusakan yang terjadi dengan kendaraan anda. “Perluasan polis standar memang sangat menguntungkan pemegang polis. Perlindungan perluasan polis meliputi jaminan kerusakan karena kerusuhan, huru-hara, banjir, angin topan, gempa bumi, tsunami, gunung meletus, dan tanah longsor. Tidak hanya itu, pemilik polis juga dapat melakukan perluasan perlindungan lain mulai dari kecelakaan diri, kecelakaan penumpang, serta terorisme atau sabotase. Semua bisa dipilih secara langsung.” Jelas L Iwan Pranoto.

Editor : Maswin (maswin@investor.co.id )

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN