Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto ilustrasi: Jahe dan bahan tradisional lainnya diyakini dapat mencegah penularan viirus corona.

Foto ilustrasi: Jahe dan bahan tradisional lainnya diyakini dapat mencegah penularan viirus corona.

Empon-empon Cegah Penularan Virus Corona

Listyorini, Senin, 2 Maret 2020 | 15:23 WIB

JAKARTA, Investor.id – Hasil temuan dari seorang profesor asal Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya, Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom, berupa empon-empon (ramuan tradisional) yang dapat mencegah penularan virus corona ramai dibicarakan warga net dan dibagikan ke berbagai komunitas. Usai pengumuman adanya dua WNI positif terjangkit corona, semua warga Indonesia berupaya melawan virus tersebut dengan berbagai cara, salah satunya dengan memanfaatkan jamu tradisional.

Tak hanya di Indonesia, pengobatan tradisional Tionghoa (TCM) terbukti berdampak positif terhadap pasien virus corona. Kini puluhan rumah sakit telah menggunakan metode nonkonvensional tersebut. TCM diyakini dapat membantu meredakan demam atau batuk pada pasien dengan gejala ringan, demikian Direktur Rumah Sakit Ditan Beijing, Wang Rongbing dalam sebuah konferensi pers, belum lama ini.

Profesor Nidom dari Unair tersebut mengklaim telah menemukan ramuan tradisional yang dapat mencegah penularan virus corona atau Covid-19 dalam tubuh. Formulasi empon-empon terdiri atas jahe, kunyit, temulawak, sereh dan bahan lainnya. Formula ini dibuatnya saat wabah flu burung merebak pada 2008 silam.

Menurut Prof Nidom, empon-empon ini mengandung curcumin yang berfungsi mencegah terjadinya badai sitokin di dalam paru. Sitokin merupakan senyawa sel sebagai reaksi terhadap adanya virus. Sitokin merupakan fungsi positif, tetapi punya efek negatif yaitu merusak sel di sebelahnya. "Sitokin inilah yang menyebabkan tubuh menjadi panas kalau seseorang terinfeksi kuman," ujar Nidom yang juga Ketua Tim Riset CoV dan Formulasi Vaksin Professor Nidom Foundation (PNF).

Nidom menyontohkan, apabila seseorang terinfeksi virus flu burung atau Covid-19 atau kuman lain dengan tipe ganas (highly pathogenic), maka virus-virus tersebut akan masuk ke dalam paru. Saat di dalam paru, virus bereproduksi di dalam sel, pada saat itulah virus keluar dari sel bersama dengan sitokin. Nidom mengungkapkan, curcumin yang ada dalam empon-empon mampu mengendalikan produksi sitokin.

Berikut formula empon-empon yang diyakini dapat mencegah penularan virus corona.

BAHAN:

1 buah sereh
1 jempol jahe(iris)
1 st ketumbar(geprek ringan)
2 jempol temulawak(iris)
1 jempol kunyit(iris)

CARA:
Masukkan dalam wadah keramik/gerabah/kaca, dengan air 300 cc. Rebus sampai mendidih, kmd kecilkan api sampai air tersisa 200 cc. Matikan api. Diamkan sampai hangat, saring ,lalu siap diminum. Bisa ditambahkan dg madu asli secukup nya. Diminum 1-2 x sehari.
Komposisi resep di atas berlaku utk 1x minum.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN