Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Bank HSBC Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) aktif mengedukasi generasi keuangan untuk sadar finansial.

Bank HSBC Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) aktif mengedukasi generasi keuangan untuk sadar finansial.

HSBC dan PJI Pelopori Penguatan Kemapanan Finansial Generasi Muda Indonesia

Sabtu, 8 Mei 2021 | 12:52 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA – Hasil Sensus Penduduk 2020 memperlihatkan komposisi penduduk Indonesia yang didominasi Gen Z (rentang usia 8-23 tahun) dengan jumlah 74,93 juta jiwa, atau 27,94% dari total populasi. Sayangnya, indeks literasi keuangan sebagian dari kalangan tersebut, khususnya usia 15-17 (umumnya tergolong sebagai pelajar sekolah menengah atas), baru 16%.

Angka literasi 16% ini bahkan lebih rendah dari indeks literasi keuangan nasional yang mencapai 38,03%. Padahal, tingkat literasi keuangan ternyata berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat.

Merespons kondisi tersebut, Bank HSBC Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) menghadirkan Building a Financially Capable Generation (BaFCG/Generasi Mapan Finansial) mengambil langkah terobosan untuk memberi solusi terbaik. Tujuannya  membantu generasi muda dalam mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri untuk membuat keputusan finansial yang bijak dan meraih kemapanan finansial.

Prakarsa ini dimulai sejak Juni 2020, dengan memberikan edukasi  keuangan berbasis aplikasi mobile app. Kegiatan ini  telah menjangkau 1.027 siswa SMP hingga SMA di lima kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Bojonegoro, dan Denpasar.

Head of Corporate Sustainability Bank HSBC Indonesia Nuni Sutyoko mengatakan, sejabk lebih dari sepuluh tahun yang lalu, HSBC secara berkelanjutan memberikan dukungan pendidikan bagi generasi muda di seluruh dunia. Kegaiatn literasi keuangan yang dijalankan tidak hanya di dalam inisiatif kemasyarakatan tapi juga secara bisnis.

HSBC mendukung pengembangan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan di luar pendidikan akademis, seperti kecakapan finansial. Namun, inisiatif tersebut tidak dapat berhenti pada titik literasi.

“Generasi muda harus cakap dalam mempraktikkan wawasan yang sudah didapatkan, serta berdaya untuk menggunakan produk maupun jasa keuangan selaras dengan tujuan finansialnya,” ungkapnya di sela virtual konferensi pers, Sabtu (8/5).

Menurut Nuni, melalui National Innovation Challenge yang digelar perdana ini, pihaknya bermaksud mendorong generasi muda Indonesia agar menjadi bagian dari solusi atas kondisi masih rendahnya tingkat literasi keuangan di Tanah Air. Gagasan yang lahir dari sudut pandang kaum muda tentunya memberikan pendekatan baru yang lebih kreatif dan relevan sehingga memberi dampak yang lebih efektif.

“Bukan saja dalam menumbuhkan indeks literasi keuangan, tetapi juga meningkatkan kemapanan finansial di kalangan mereka sendiri,” tambah Nuni.

Co-Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner menambahkan mendesaknya penguasaan generasi muda Indonesia terhadap kemapanan finansial memacu Prestasi Junior Indonesia bersama Bank HSBC Indonesia untuk terus kreatif menggagas inisiatif yang bisa menginspirasi keterlibatan mereka. Untuk itu, pihaknya optimistis inisiatif BaFCG dan National Innovation Challenge mampu berandil melahirkan ide-ide cemerlang yang bisa dikembangkan lebih lanjut untuk mengatasi kesenjangan literasi dan kemapanan finansial masyarakat.

“Jika kondisi ini lebih cepat teratasi, secara berkesinambungan, maka kesejahteraan masyarakat pun juga akan turut terealisasi,” papar Robert.

Robert menambahkan sebagai puncak implementasi program BaFCG yang telah memasuki tahun kedua ini, sebanyak 100 siswa terpilih dari SMAN 35 Jakarta dan SMKN 27 Jakarta akan berkompetisi dalam National Innovation Challenge. Mereka diberikan tantangan untuk membuat sebuah rencana komprehensif yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman generasi muda mengenai uang.

Ide ini harus dapat membantu siapapun mencapai kemapanan finansial. "Satu tim dengan ide terbaik akan menjadi pemenang yang mewakili Indonesia di ajang Virtual Global Innovation Challenge, berhadapan dengan perwakilan dari 12 negara pada akhir Mei mendatang," tutupnya.(iin)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN