Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
OJK. Foto: id.wikipedia

OJK. Foto: id.wikipedia

Mengenal Lembaga OJK dan Bappebti

Kamis, 23 Januari 2020 | 19:21 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) merupakan dua lembaga regulator di Tanah Air terpercaya yang memiliki peran masing-masing. Masih banyak orang asing dengan dua istilah tersebut. Padahal keduanya memiliki peranan yang penting dalam dunia bisnis dan ekonomi. Tugasnya berbeda, penting untuk diketahui lebih jauh tentang rinciannya.

Bagi yang tertarik mempelajari lebih lanjut mengenai OJK dan Bappebti, berikut ini ulasan lebih mendalam. Mulai dari definisi, tugas, serta wewenang dari kedua lembaga regulator tersebut.

Mengenal Bappebti dan Fungsinya

Kemudian untuk Bappebti bergerak dalam bidang pengawasan dan regulasi berbagai kegiatan perdagangan komoditi berjangka di Indonesia, contohnya adalah kripto, forex trading, sampai emas berjangka. Bappebti sendiri berada di bawah naungan Kementrian Perdagangan RI dan terhubung dengan regulator keuangan lainnya, seperti OJK, Bank Indonesia, Kementerian Kominfo dan lain-lain.

Tugas dan wewenang Bappebti sudah diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 1997 mengenai perdagangan berjangka komoditi. Beberapa tugas dan wewenangnya antara lain mengeluarkan izin usaha, mengawasi promosi para pemegang izin, memeriksa pemegang izin yang diduga melakukan pelanggaran, serta memberikan fasilitas penyelesaian pada masalah yang terjadi di perdagangan berjangka.

Objek yang diawasi Bappebti ada banyak, termasuk juga platform trading online dan juga broker forex yang belakangan makin digemari baik broker ECN atau STP. Jumlah broker forex teregulasi lokal semakin bertambah setiap waktunya. 


Mengenal OJK dan Fungsinya 

OJK merupakan sebuah lembaga Negara yang diresmikan pada 16 Juli 2012. Pembentukannya didasarkan pada UU Nomor 21 Tahun 2011. Tujuan utama dibentuknya OJK tercantum dalam Pasal 4 UU Nomor 21 yang intinya sebagai regulator dalam jasa keuangan supaya bisa terselenggara secara transparan, teratur, adil, akuntabel. Serta mewujudkan sistem keuangan yang stabil serta berkelanjutan dan mampu melindungi berbagai kepentingan konsumen.

Dengan kata lain, OJK diharapkan bisa meningkatkan daya saing ekonomi.  Tidak berhenti di situ saja, OJK juga diharuskan mampu menjaga kepentingan nasional yang meliputi pengelolaan, pengendalian, sumber daya manusia, serta kepemilikan di sektor jasa keuangan. Sebagai lembaga pengawas jasa keuangan, dilansir dari situs resmi OJK,ojk.go.id ada 3 visi misi dari OJK, yakni;

1, Mewujudkan terselenggaranya seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel;

2, Mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil.

3. Melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.‚Äč

Sementara itu mengenai fungsi OJK adalah menyelenggarakan sistem pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, serta penyidikan secara terintegrasi terhadap berbagai kegiatan di sektor jasa keuangan.

Contohnya saja adalah perbankan, non-bank (lembaga pembiayaan, dana pensiun, asuransi, pinjaman online atau fintech, serta jasa keuangan lainnya), dan pasar modal. Selain itu OJK juga sebagai pengambil keputusan mengenai perkembangan dan kemajuan keuangan sampai dengan perlindungan konsumen.

Tugas dari OJK sendiri melakukan pengawasan dan pengaturan terhadap kegiatan jasa keuangan di bidang-bidang yang sudah disebutkan sebelumnya. Secara lebih terperinci, mereka memiliki tugas melakukan penyusunan peraturan, pengawasan, pembinaan, penegakan hukum dan lain-lain.

OJK bertugas untuk regulator di jasa keuangan. Sementara Bappebti lebih spesifik menjadi regulator di perdagangan berjangka komoditi. Keduanya sama-sama terpercaya dan lahir dari Undang-undang. Semoga ulasan di atas bisa membukakan sedikit pemahaman mengenai OJK dan Bappebti.



 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN