Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto ilustrasi: Orang yang sedang terkena flu.

Foto ilustrasi: Orang yang sedang terkena flu.

Perbedaan Flu dan Covid-19

Listyorini, Senin, 20 April 2020 | 13:27 WIB

JAKARTA, Investor.id - Infeksi virus corona (Covid-19) terus menyebar hingga lebih dari 200 negara di dunia. Gejala yang muncul membuat orang-orang tidak dapat membedakannya dengan flu biasa atau alergi sehingga banyak yang merasa cemas setiap kali batuk atau gatal tenggorokan. Padahal virus Covid-19 memiliki gejala yang berbeda.

Mengutip dari laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berikut beberapa gejala mendasar yang menjadi perbedaan:

1. Bersin bukan gejala umum virus Covid-19.
Bersin, hidung berair, sakit pada wajah, dan mata gatal adalah gejala umum dari alergi atau flu biasa. Namun, hal-hal tersebut bukan gejala umum untuk Covid-19.

Menurut WHO, gejala Covid-19 yang umum terjadi adalah demam, rasa kelelahan, dan batuk kering yang muncul 2 hingga 14 hari setelah paparan virus.

Penelitian terbaru menunjukkan, ada beberapa orang yang terinfeksi virus namun tidak menunjukkan gejala apa pun atau tidak merasa sakit tapi masih dapat menularkan virus ke lingkungannya.

2. Covid-19 dan flu memiliki gejala akut, dan alergi memiliki gejala kronis.
Virus Covid-19 dan flu biasa termasuk penyakit akut, artinya pasien merasa baik-baik saja hingga gejala mulai muncul.

Berbeda dengan alergi yang biasanya kronis, artinya memiliki gejala yang muncul dan hilang selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Gejala alergi cenderung bervariasi bergantung pada lingkungan pencetusnya seperti paparan debu, serbuk sari, atau bulu binatang, sedangkan gejala flu dipengaruhi oleh faktor lingkungan lain seperti cuaca, waktu, atau lokasi. Gejala alergi biasanya tidak menyebabkan demam, nyeri tubuh dan menyerang bagian pernapasan.

3. Gejala Covid-19 mirip dengan flu biasa.
Patogen virus Covid-19 sangat dekat hubungannya dengan flu biasa daripada flu musiman. Gejala virus Covid-19 yang muncul seperti demam, batuk kering, sulit bernafas, kadang waktu merasa sakit tenggorokkan, pusing, pegal dan lelah.

4. Covid-19 dapat menjadi berbahaya.
Virus Covid-19 berpotensi menyebabkan kematian karena mudah ditularkan, banyak orang yang tidak memiliki imunitas terhadap virus Covid-19, dan komplikasi kasus serius seperti pneumonia.

Sedangkan flu biasa tidak menyebabkan kematian. Demikian pula alergi tidak menyebabkan kematian namun lebih bersifat mengganggu kenyamanan.

Agar terhindar dari risiko terinfeksi vius Covid-19, ikuti panduan pencegahan berikut ini:
a. Menghindari interaksi fisik dengan penderita infeksi Covid-19.
b. Hindari mengunjungi pasar binatang untuk sementara waktu.
c. Masak daging sebelum dimakan.
d. Sering mencuci tangan dengan sabun dan dibilas dengan air selama minimum 20 detik.
e. Jangan bepergian keluar rumah dikala sakit.
f. Tutup mulut dan hidungmu dengan tissue atau lengan baju saat batuk atau bersin.
g. Segera periksakan dirimu jika muncul gejala demam, batuk, pilek, gangguan pernafasan, sakit tenggorokkan, letih dan lesu.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN