Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Wapres Minta AS Introspeksi Diri

Kamis, 6 April 2017 | 10:32 WIB

Hal senada juga diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Hanya saja perlu kewaspadaan dari pemerintah agar bisa memperhitungkan efek langsung maupun tidak langsung.

 

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bahkan menyebut negara yang dimaksud Trump adalah Tiongkok dan Jepang. Ekspor dari kedua negara tersebut ke AS berupa barang jadi yang berkompetisi dengan barang AS.

 

“Trump executive order itu target utamanya bukan kita, tapi negara- negara yang banyak ekspor barang jadi ke AS,” kata Bambang.

 

Di pihak lain, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meminta Pemerintah Amerika Serikat untuk introspeksi diri atas tuduhan curang pada Indonesia karena nilai perdagangannya surplus terhadap AS.

 

“Perdagangan itu kan fair. Kalau terjadi begitu, Amerika harus introspeksi, kenapa kita kurang mengimpor barang dari Amerika, karena mereka mahal,” kata JK dalam konferensi pers di Kantor Wakil Presiden, Selasa.

 

Itulah sebabnya, Wapres menilai perdagangan bilateral Indonesia dengan AS terbuka dan tidak ada kecurangan, karena mereka defisit juga terhadap negara-negara lain. (bersambung)

 

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/macroeconomics/indonesia-perlu-waspadai-tiga-risiko/158604

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN