Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Perusahaan China akan Investasi Tujuh Miliar Dolar

Rabu, 9 November 2011 | 07:21 WIB
Antara

JAKARTA- Deputi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bidang Promosi Investasi, Himawan Ariyoga mengatakan, perusahaan pertambangan asal China sudah menyatakan minatnya untuk malakukan investasi sebesar tujuh miliar dolar AS di Indonesia.

"Ning Xia Hengshun Smelter Group, mereka mengindikasikan ingin melakukan investasi di Indonesia dalam sektor pertambangan, yakni pengolahan nikel, investasinya sebesar tujuh miliar dolar AS, ini luar biasa, tinggal kita follow up saja," kata Himawan di Jakarta, Selasa (8/11).

Ditambahkannya, hingga saat ini pihaknya terus menjajaki keseriusan Ning Xia Hengshun Smelter Group, karena perusahaan ini memiliki kapasitas pengolahan Nikel sampai dengan 100.000 ton per tahun atau seniali 3,1 miliar dolar AS.

Menurutnya, BKPM akan mengarahkan investasi perusahaan asal China tersebut sesuai dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

"Artinya, daerah yang akan jadi tujuan investasi mereka akan diarahkan sesuai dengan koridor MP3EI, disitu kan sudah jelas, kalau industri pertambangan adanya di koridor yang mana dan pengolahannya juga terdapat di koridor yang mana, semua ini tercantum dalam MP3EI," ujarnya.

Ia menjelaskan, jika merujuk pada MP3EI, tentunya untuk industri pertambangan bisa dilakukan di Kalimantan dan Sulawesi. Dengan demikian, MP3EI yang terdiri dari enam koridor akan berjalan sesuai dengan rencana.

Saat ditanya mengenai kapan investasi tersebut akan dimulai, Himawan menjawab bahwa mereka berminat menanamkan modalnya pada kuartal keempat tahun ini.

"Mereka berminat masuk tahun ini, bilangnya sih begitu. Tetapi kita kan ada proses, minat itu nanti kalau serius sekali mereka akan nyatakan dalam expresion of interest, atau bahkan mereka daftar ke BKPM, tapi sekarang masih dalam proses penjajakan dan kita tentunya memfasilitasi mereka dengan memberikan informasi yang mereka butuhkan," jelasnya.

Ia mengungkapkan, pada kuartal IV/2011 banyak perusahaan asing yang berminat untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Kalau hal ini terwujud tentunya target investasi tahun ini sebesar Rp240 triliun bisa tercapai.

"Kami optimistis, kemarin (kuartal III/2011) saja sudah Rp181 triliun atau 75,4 persen dari target, ditambah lagi sudah banyak perusahaan yang berminat masuk di akhir tahun ini. Kalau kita lihat dari perusahaan yang melakukan kunjungan ke Indonesia, sebenarnya banyak sekali minat yang kalau ditindak lanjuti itu pasti akan membuahkan hasil," katanya. (ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN