Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Industri pulp dan paper (Foto: IST)

Industri pulp dan paper (Foto: IST)

Kegiatan Dunia Usaha Tetap Tumbuh Positif pada Kuartal III-2021

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:27 WIB
Nasori

JAKARTA, investor.id – Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha pada kuartal III-2021 tetap tumbuh positif, meskipun melambat dibandingkan capaian pada kuartal sebelumnya. Ini tercermin dari nilai saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 7,58%, lebih rendah dari 18,98% pada triwulan II-2021.

Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Muhamad Nur memaparkan, sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan tercatat meningkat sejalan dengan panen komoditas tanaman bahan makanan (tabama), perkebunan, dan perikanan di sejumlah daerah.

“Sementara itu, perlambatan kinerja antara lain terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian, sektor perdagangan, hotel dan restoran, serta kegiatan usaha sektor industri pengolahan di tengah kebijakan pembatasan mobilitas,” ujar Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Muhamad Nur dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/10).

Sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha, lanjut dia, kapasitas produksi terpakai kuartal III-2021 tercatat sebesar 73,30%, lebih rendah dari capaian pada kuartal sebelumnya yang sebesar 75,33%. Penggunaan tenaga kerja juga diindikasikan turun lebih dalam dan masih dalam fase kontraksi. Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha dalam kondisi normal.

Menurut Muhamad, pada kuartal IV-2021, responden memperkirakan, kegiatan usaha cenderung stabil dengan SBT sebesar 7,46%. Kinerja beberapa sektor utama diperkirakan meningkat, terutama sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel, dan restoran, serta sektor pengangkutan dan Komunikasi, didorong oleh pelonggaran kebijakan pembatasan mobilitas di sejumlah daerah.

Sementara itu, kata dia, kinerja sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan diperkirakan melambat sejalan dengan pola historis musim tanam, serta kinerja sektor pertambangan dan penggalian dan sektor konstruksi diperkirakan tertahan memasuki musim hujan pada kuartal IV-2021.

 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN