Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wagub Jatim Emil Dardak,  Ketua Pelaksana INAPRO EXPO 2021, Ketua HIPMI Jatim Rois S Maming usai Talk Show di Surabaya, Jumat (26/11/2021). Foto: Istimewa

Wagub Jatim Emil Dardak, Ketua Pelaksana INAPRO EXPO 2021, Ketua HIPMI Jatim Rois S Maming usai Talk Show di Surabaya, Jumat (26/11/2021). Foto: Istimewa

Kolaborasi HIPMI-Kadin Jatim Dorong UMKM Go Global

Sabtu, 27 November 2021 | 21:05 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id -Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur berkomitmen mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk go global dengan mengekspor beragam produk unggulan.

Ketua Umum HIPMI Jatim Rois Sunandar Maming mengatakan, HIPMI siap berkolaborasi mendorong agar UMKM menjadi kuat dan bisa memenangkan pasar global. “Kami siap berkolaborasi dan berkoneksi, jaringan harus dibangun agar UMKM bisa merambah pasar global,” kata Rois dalam Talk Show bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak disela INAPRO EXPO 2021 dengan topik “HIPMI Sharing Session: UMKM Go Export?” yang digelar Kadin Jatim dan HIPMI Jatim di Surabaya, Jumat (26/11/2021) malam.

Rois menegaskan, tahap awal HIPMI Jatim akan membangun jaringan di dalam negeri dengan melakukan business matching dengan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI se Indonesia. “Salah satunya yang sedang kami jalani adalah business matching dengan BPD HIPMI Palu, selanjutnya dengan BPD HIPMI Jawa Barat dan dengan BPD HIPMI Sulawesi Tengah,” ungkap Rois.

Dalam setiap pertemuan tersebut, HIPMI Jatim akan membawa sekitar 50 UMKM hingga 60 UMKM untuk ikut dan bertemu dengan pengusaha disana. Dari pertemuan itu, akan dibuat semacam katalog dan akan disebar luaskan kepada UMKM, khususnya yang menjadi anggota HIPMI agar nantinya mereka bisa berkolaborasi dan bertransaksi.

“Ini akan memunculkan peluang kerjasama pasar dalam negeri. Dan juga akan menjadi semacam tes pasar terhadap produk UKM kita yang nantinya akan diteruskan ke pasar global. Kemarin saya juga telah menghadiri Dubai Expo dengan HIPMI Pusat membawa produk kita ke pasar internasional ” tandas Rois.

Ketua Bidang 6 Ekonomi Kreatif, UMKM, Koperasi dan Pariwisata HIPMI Jatim, Rich Djoe menambahkan, sinergi dengan Kadin Jatim dalam mendorong UMKM Go Global pada event INAPRO EXPO 2021 adalah aksi pertama HIPMI Jatim untuk membantu UMKM. Ada sekitar 30 produk dari UMKM binaan HIPMI Jatim yang diikutsertakan dalam pameran INAPRO EXPO 2021. Mereka bergerak dibidang fashion, kria, mamin dan logistik.

“Karena BPD HIPMI Jatim kan baru dilantik satu bulan yang lalu. Kami berupaya gerak cepat membantu UMKM, tidak hanya bermain di pasar dalam negeri tetapi juga bermain di pasar internasional atau ekspor. Ia berharap, dari talk show tersebut akan  memberikan gambaran bagi UMKM bagaimana memulai ekspor,” ujar Joe Rich.

Melalui sinergi ini, HIPMI Jatim berharap bisa membantu meningkatkan kesejahteraan UMKM dan juga bisa mengubah mereka menjadi UMKM Super yang artinya usaha menengah keuntungan miliaran.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi membawa UMKM Jatim ke pasar internasional. Optimisme ini karena Kadin telah memiliki perangkat pendukung, mulai dari pendamping UMKM bersertifikasi, Rumah Kurasi beserta kuratornya serta Export Center Surabaya.

Kadin Jatim siap membantu, kapan saja tanpa lelah. “Ayo bersama-sama berbuat dari hati untuk sesama, untuk UMKM kita. Kalau kita berbuat dengan hati pasti tidak akan capek,” ungkap Adik.

Sementara itu, Wagub Jatim Emil Dardak menegaskan, kolaborasi memang menjadi hal yang mutlak dilakukan agar UMKM bisa Go Global. Tanpa Kolaborasi, UMKM akan berat memenangkan pasar global. “Sekarang penjualan melalui market place meningkat pesat. Kalau dulu harus lewat distributor dan distributornya menyalurkan ke toko-toko yang punya jaringan. Kalau sekarang tidak harus sebesar itu sehingga banyak yang bisa mencoba. Tinggal mengaktivasi jejaring itu,” ujarnya.

Emil juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh HIPMI Jatim yang telah memulai membangun jejaring dalam negeri. “HIPMI mencoba berkawan, tapi mencoba dulu di tingkat nasional. Setelah itu ditingkatkan dengan mencari persahabatan di tingkat global, membuka kesempatan kepada mereka, siapa yang mau menjadi reseller produk Indonesia. Karena harus ada semacam stok disana. Kolaborasi dan konektifitas  itu yang paling penting,” tutur Emil.(ros)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN