Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Co-chair Y-20 Indonesia 2022 Michael Victor Sianipar

Co-chair Y-20 Indonesia 2022 Michael Victor Sianipar

Michael Sianipar:  Y20 Indonesia Usung 4 Isu Prioritas, Termasuk Keberagaman 

Sabtu, 14 Mei 2022 | 06:32 WIB
Fatima Bona

JAKARTA, investor.id - Indonesian Youth Diplomacy (IYD) mendapat kepercayaan dari pemerintah  menjadi penyelenggara Y20 Indonesia.  Y20 merupakan forum dialog resmi pemuda dalam Presidensi G20 Indonesia.

Co-chair Y20 Indonesia 2022 Michael Victor Sianipar  mengatakan, ada 4 isu  prioritas yang diangkat oleh Y20. Isu-isu tersebut terkait ketenagakerjaan pemuda, transformasi digital, planet yang layak huni dan berkelanjutan, serta keberagaman dan inklusi.  

“Sebagai tuan rumah, kita punya keistimewaan menentukan topik yang kita bahas  dan kita juga menentukan  berapa delegasi yang datang. Tentu ada negara dari G20 dan kita bisa mengundang negara-negara observer untuk memikirkan isu-isu apa yang  penting bagi pemuda dan terobosan yang  harus kita dorong kepada pemerintah pada puncak acara KTT G20 nanti,” kata Michael dalam acara Lunch Talk dengan tema, “ Y20: Kiprah Pemuda Dalam G20” disiarkan oleh Beritasatu News Channel, Jumat (13/5/2022).

Selanjutnya, Michael   menuturkan, Indonesia sebagai tuan rumah Y20  mengangkat konsep bahwa acara Y20 ini merupakan acara seluruh pemuda Indonesia.

Untuk itu, meski acara puncaknya ditetapkan di Jakarta dan Bandung, namun pihaknya merancang serupa Pra-KTT atau Pra Summit Y20 yang dilakukan diberbagai daerah di Indonesia sesuai dengan masing-masing topik menjadi isu prioritas.  Hal ini agar para delegasi pemuda Indonesia mendapat masukan dari seluruh pemuda Indonesia terkait permasalahan yang sedang dihadapi saat ini.

Pra KTT Y20 ini telah diselenggarakan di dua tempat yakni  Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) mewakili Indonesia bagian barat membahas isu ketenagakerjaan pemuda. Kemudian, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) transformasi digital. Selanjutnya Pra KTT III  akan berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pekan depan dan  Pra KTT IV akan Manokwari, Papua Barat  membahas keberagamaan.

“Jadi kita mau memastikan di setiap acara tersebut ada partisipasi pemuda  Indonesia, jangan sampai kesannya G20  ini hanya milik elit di Jakarta saja atau milik pemuda-pemudi  mungkin fasih berbahasa Inggris  tapi tinggalnya di kota-kota besar,” ujarnya.

Dikatakannya, dengan melibatkan pemuda di daerah, semisalnya di NTB mendapat respons sangat positif. Ada 100 pemuda NTB yang hadir di acara tersebut.

Bahkan, lanjut dia,  Pra-KTT  di Lombok NTB dengan topik transformasi digital ini dihadiri oleh pemuda yang belum memiliki akses jaringan internet di desa tempat tinggalnya. “Jadi kita harus mendekatkan semua visi besar  G20 dengan  realita yang dihadapi oleh pemuda baik di Indonesia maupun di luar negeri. Itu kenapa kita bikin acara seperti itu,” ujarnya.

Selanjutnya, Michael menyebutkan 4 isu prioritas ini untuk mencapai kesepakatan, akan melalui negosiasi pada acara puncak G20. Pasalnya, para delegasi Y20 dari berbagai negara mencari tahu berbagai permasalahan yang mereka alami di masing-masing negara untuk disuarakan pada G20.  

“Menuju puncak G20 yang akan ada negosiasi, kami mewajibkan setiap delegasi dari semua negara untuk mencari tahu permasalahan pemuda. Kami juga melakukan survei dengan bekerja sama dengan lembaga penelitian dari Jepang dengan jumlah responden 5.700 orang atau 300 orang dari 19 negara anggota G20,” ujarnya. 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN