Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Pertumbuhan Ekonomi 2022 Diyakini Capai 5,2%

Jumat, 5 Agustus 2022 | 18:51 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% (yoy) sepanjang tahun ini. Asalkan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV kembali di atas 5% (yoy).

Optimisme tersebut didorong oleh berbagai indikator seperti indeks keyakinan konsumen tercatat 128,2, indeks penjualan ritel 15,42, serta laju inflasi Juli tercatat 4,94% (yoy) dengan inflasi inti 2,86% (yoy) yang masih terjaga rendah.

Advertisement

"Indikator lainnya dari sisi kredit perbankan tercatat tumbuh 10,66% (yoy) pada Juni 2022, dengan tingkat NPL terjaga pada level 2,86%. Kemudian, pertumbuhan dana pihak ketiga jauh lebih tinggi sebesar 9,13% (yoy)," kata dia dalam konferensi pers terkait Kinerja Ekonomi Kuartal II, Jumat (5/8/2022).

Baca juga: Ekonomi Nasional Tumbuh Impresif, Airlangga Ungkap Strategi Pemerintah

Airlangga meyakini, ke depannya, pergerakan harga komoditas relatif melandai. Kemudian, dari sisi supply disruption dan permintaan tidak akan ada perubahan yang mendasar. "Dengan demikian, Indonesia masih bisa memanfaatkan booming komoditas (tingginya harga komoditas)," tegasnya.

Di tengah gejolak ekonomi global, Airlangga mengatakan bahwa pemerintah masih memiliki cadangan anggaran, lantaran belanja selama kuartal II rendah. Dia menyebut pemerintah masih bisa mendorong belanja sampai akhir tahun ini.

"Kami alihkan di kuartal III maupun kuartal IV. Memang tentu kita lihat dari siklus anggaran biasanya di kuartal III dan IV lebih besar dari kuartal I dan II, relatif biasanya lebih rendah," ujar dia.

Baca juga: Konsumsi Rumah Tangga dan Ekspor Topang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2022

Selain itu, penyerapan belanja pemerintah pada paruh pertama 2022 berbeda dengan periode yang sama tahun lalu. Lantaran sepanjang 2021, kata dia, pemerintah menggelontorkan dana perlindungan sosial dan penyalurannya kepada penerima bansos digenjot pada kuartal II.

Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan perekonomian Indonesia tumbuh 5,44% secara tahunan pada kuartal II-2022, dengan nilai PDB ADHB mencapai Rp 4.919,9 triliun dan PDB ADHK sebesar Rp 2.923,7 triliun pada kuartal II-2022. Sedangkan nilai PDB ADHB pada kuartal II tahun lalu sebesar Rp 2.772,9 triliun dan PDB ADHB Rp 4.176,4 triliun.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN