Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kantor Bank Indonesia (BI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Kantor Bank Indonesia (BI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

BI: Uang Beredar Selama Desember 2022 Capai Rp 8.525,5 T

Selasa, 24 Jan 2023 | 14:50 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2022 Rp8.525,5 triliun atau tumbuh 8,3 % dibanding periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (24/1/2023), Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menuturkan perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 9,5% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,8% (yoy).

Pertumbuhan M2 pada Desember 2022 utamanya dipengaruhi oleh perkembangan aktiva luar negeri bersih dan penyaluran kredit. Aktiva luar negeri bersih tercatat tumbuh positif sebesar 4,9% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada periode sebelumnya sebesar 1% (yoy).

Baca juga: IMLOW Desak Revisi Permenhub 25/2022

Advertisement

Sedangkan penyaluran kredit pada Desember 2022 tumbuh 11% (yoy) menjadi Rp 6.387 triliun, setelah bulan sebelumnya tumbuh 10,9% (yoy). Pertumbuhan tersebut terjadi seiring dengan perkembangan kredit produktif dan konsumtif.

Perkembangan penyaluran kredit terutama terjadi pada golongan debitur korporasi sebesar 15% (yoy) dan perorangan sebesar 8,1% (yoy). Kredit Modal Kerja (KMK) tumbuh 11,7% (yoy) pada Desember 2022, setelah sebelumnya tumbuh sebesar 11,6% (yoy).

Baca juga: Jasindo dan Kementerian BUMN Dukung Sertifikasi Guru di Maluku dan Nusa Tenggara

Pertumbuhan KMK bersumber dari KMK sektor industri pengolahan yang tumbuh sebesar 11% (yoy), setelah tumbuh 10,9% (yoy) pada November 2022, terutama pada subsektor industri farmasi dan jamu di Banten.

Sementara itu KMK sektor konstruksi tumbuh 5,9% (yoy) pada Desember 2022, setelah bulan sebelumnya tumbuh 3,7% (yoy), terutama pada subsektor bangunan jalan tol di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta.

Baca juga: Kesadaran Masyarakat Berinvestasi Emas Makin Meningkat 

Kredit konsumsi (KK) tumbuh 9,4% (yoy) pada Desember 2022, setelah tumbuh 9,1% (yoy) pada bulan sebelumnya, yang utamanya disebabkan oleh perkembangan Kredit Kendaraan Bermotor dan Kredit Multiguna.

Penyaluran kredit sektor properti tumbuh 8,4% (yoy) pada Desember 2022, setelah sebelumnya tumbuh 8,3% (yoy). Kredit real estate tumbuh 20,8% (yoy), setelah bulan sebelumnya tumbuh 17,2% (yoy). Sumber pertumbuhan terutama berasal dari kredit real estate gedung perkantoran di DKI Jakarta dan Banten.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com