Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia usai konferensi pers Realisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2022 di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Selasa (24/01/2023). (B-Universe Photo/Arnoldus Kristianus)

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia usai konferensi pers Realisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2022 di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Selasa (24/01/2023). (B-Universe Photo/Arnoldus Kristianus)

Investasi Sektor UMKM 2022 Sentuh Rp 318,6 Triliun

Selasa, 24 Jan 2023 | 21:03 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, sepanjang tahun 2022, nilai investasi yang masuk dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai Rp 318,6 triliun. Angka ini terbagi dalam penanaman modal di sektor usaha mikro senilai Rp 132,7 triliun dan usaha kecil sebesar Rp 185,9 triliun.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya melakukan pendataan UMKM sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi mendorong Kementerian Investasi/BKPM agar tidak jangan hanya mengurus investor yang besar-besar, tetapi juga mengurus investor yang menengah, kecil, hingga usaha mikro.

Baca juga: Pertumbuhan Investasi 2022 Tertinggi Sepanjang Sejarah

“Dengan menunjukkan data ini, saya harus menyampaikan kontribusi UMKM dalam pertumbuhan ekonomi nasional cukup signifikan,” ucap Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers Realisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2022 di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Advertisement

Dia menuturkan, pihaknya bisa mendata realisasi investasi dari UMKM dari data 1.895.021 Nomor Induk Berusaha (NIB) yang masuk di Kementerian Investasi/BKPM. NIB terbagi dalam usaha mikro sebanyak 1.733.234 NIB (91,5%) dan usaha kecil sebesar 161.787 NIB (8,5%).

Baca juga: Indonesiasentris, Realisasi Investasi di Luar Pulau Jawa Lebih Besar

“Ini data baru yang kami siap melakukan uji keabsahan karena di Kementerian Investasi/BKPM selalu memakai slogan hanya kepada Tuhan kita percaya, manusia butuh data,” tandas Bahlil.

Lima besar sektor usaha mikro kecil tahun 2022 adalah perdagangan dan reparasi (Rp 106,8 triliun); jasa lainnya (Rp 58,7 triliun); konstruksi (Rp 58,1 triliun); hotel dan restoran (Rp 25,8 triliun); tanaman pangan, perkebunan dan peternakan (Rp 12,6 triliun).

Baca juga: Realisasi Investasi Rp 314,8 Triliun, Serap Banyak Tenaga Kerja

Sedangkan secara spasial, lima besar lokasi usaha mikro kecil tahun 2022 adalah Jawa Barat (Rp 55,2 triliun), Jawa Timur (Rp 38,7 triliun); DKI Jakarta (Rp 37,8 triliun); Jawa Tengah (Rp 23,9 triliun); dan Banten (Rp 20,3 triliun).

Adapun penyerapan tenaga kerja usaha mikro kecil tahun 2022 sebanyak 7.608.210 orang, yang terbagi dalam usaha mikro sebanyak 5.575.662 orang dan usaha kecil sebanyak 2.032.548 orang.

“Dalam konteks penyerapan tenaga kerja lebih besar usaha mikro daripada usaha kecil,” pungkas Bahlil.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com