Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Kelas Menengah Atas

Rabu, 6 Maret 2013 | 20:37 WIB
Antara (redaksi@investor.id)

JAKARTA - The Boston Consulting Group (BCG) mengharapkan pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat dijaga seiring dengan jumlah masyarakat kelas menengah atas yang terus meningkat. "Infrastruktur diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumsi," ujar Partner & Managing Director BCG Singapore, Dean Tong di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan dalam pandangan BCG, ekonomi Indonesia cukup atraktif yang akan didukung dari tiga pilar yakni komoditas, infrastruktur, dan konsumsi.

Menurut dia, konsumsi domestik dinilai yang cukup atraktif dibanding pilar lainnya. Hal itu sama dengan China dan India yang memiliki karakteristik mirip dengan Indonesia. "Konsumsi yang tinggi akan menjadi potensi perusahaan untuk meningkatkan kinerja," kata dia.

Ia juga mengatakan tingkat konsumsi domestik yang cukup tinggi itu didorong dari jumlah kelas menengah ke atas atau middle and affluent consumer (MAC) di Indonesia yang semakin meluas hingga ke daerah.

"Saat ini, Indonesia memiliki 12 kota dengan lebih dari satu juta MAC. Jumlah populasi itu akan berlipat ganda menjadi 22 kota dengan lebih dari satu juta," kata dia.

Meski jumlah populasi masyarakat kelas menengah terus meningkat, namun masih sedikit yang menempatkan dananya di pasar modal. Masyarakat di Indonesia masih cenderung menggunakan dananya untuk konsumsi.

"Konsumen rela untuk membelanjakan lebih uangnya untuk sesuatu yang lebih bernilai saat mereka memasuki segmen kelas menengah ke atas, seperti pendidikan, renovasi rumah, barang-barang yang tahan lama dan perawatan kesehatan," kata dia.

Sementara, Presiden Direktur BCG Indonesia, Eddy Tamboto menambahkan populasi kelas menengah yang meningkat akan memicu peningkatan penjualan perusahaan yang berorientasi pada konsumsi.

"Perusahaan yang telah menjangkau 50 persen dari basis kelas menengah atas perlu memikirkan bagaimana meningkatkan skala operasi, mengatur kekuatan penjualan, dan jaringan rantai pasokan dan pendistribusiannya," kata dia. (Investor Daily/tk/ant)

Editor :

BAGIKAN