Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Bappenas/Menteri PPN Suharso Monoarfa memberi sambutan dalam pembukaan Musrenbangnas 2021 di Istana Negara yang juga disiarkan secara virtual, Selasa, 4 Mei 2021.

Kepala Bappenas/Menteri PPN Suharso Monoarfa memberi sambutan dalam pembukaan Musrenbangnas 2021 di Istana Negara yang juga disiarkan secara virtual, Selasa, 4 Mei 2021.

Bappenas Minta Seluruh Pihak Kerja Keras Wujudkan Visi 2045

Selasa, 4 Mei 2021 | 12:42 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menilai untuk dapat mewujudkan visi 2045 maka Indonesia harus terus bekerja keras dan berkomitmen untuk terus melakukan transformasi ekonomi yang dapat mengakomodir berbagai tantangan usai pandemi Covid-19.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan bahwa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak tahun lalu telah berimplikasi kepada berbagai aspek, seperti kesehatan masyarakat.

Secara luas pandemi juga telah  mengganggu kinerja pembangunan di daerah maupun tingkat nasional.

Bahkan status Indonesia yang telah mencapai upper middle income country pada 2019, namun pandemi Covid-19 menyebabkan Indonesia kembali turun menjadi lower middle income country.

“Kontraksi Indonesia pada 2020 memberi risiko bagi ekonomi untuk kembali masuk ke dalam kategori lower middle income karena itu kita perlu bekerja keras dan kerja cerdas,” katanya dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2021 di Jakarta, Selasa (4/5).

Adapun Visi 2045 yang tercantum dalam RPJMN 2020-2024 dengan asumsi Indonesia mampu keluar dari status middle income country pada 2036 dengan perkiraan target ini akan akan mampu dicapai dengan pertumbuhan ekonomi mencapai rata-rata 5,7% per tahun dan pertumbuhan PDRB perkapita sekitar 5%.

“Untuk itu, kita perlu segera melakukan penyesuaian dalam rencana pembangunan kita termasuk mendesain ulang terhadap strategi transformasi ekonomi Indonesia,” tegasnya.

Menurutnya Bappenas  telah menyiapkan enam strategi  dalam redesain transformasi ekonomi Indonesia pasca Covid -19 dengan menggunakan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai instrumen utama.

“Keenam strategi ini merupakan game changer  untuk menuju Indonesia maju sebelum tahun 2045,” ujarnya.

Untuk saat ini, Bappenas tengah menyelesaikan rencana peta jalan transformasi ekonomi Indonesia yang diharapkan selesai dalam waktu dekat.

Dengan demikian, Suharso berharap tahun 2022 akan menjadi tahun pertama Indonesia terlepas dari tekanan pandemi dan tahun kunci bagi pemantapan pemulihan ekonomi secara optimal yang membutuhkan pertumbuhan rata-rata 6% untuk menjadi negara maju.

“Pertumbuhan rata-rata 6% untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan lepas dari middle income trap sebelum 2045 dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Disisi lain, ia menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi Indonesia tidak hanya berkaitan pemulihan ekonomi nasional, namun juga

Tantangan Indonesia tidak saja pemulihan ekonomi nasional namun juga transformasi ekonomi dalam jangka menengah dan panjang yang harus dilakukan sejak sekarang.

“Transformasi ekonomi dilakukan oleh dua strategi utama yaitu mengubah struktur perekonomian dari lower productivity menuju higher productivity sektor  dan meningkatkan masing-masing sektor,”tegasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN