Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)) Suharso Monoarfa. Foto: Bappenas

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)) Suharso Monoarfa. Foto: Bappenas

Bappenas: Percepatan Vaksinasi Baik bagi Perekonomian

Senin, 22 Februari 2021 | 21:53 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam waktu cepat diyakini akan berdampak baik untuk pemulihan ekonomi nasional. Saat proses vaksinasi berjalan baik maka akan tercipta kekebalan kelompok (herd immunity), hal tersebut akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi baik dari sisi permintaan (demand) maupun penawaran  (supply).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan pemerintah menargetkan vaksinasi untuk 181,5 juta penduduk. Bahkan 39% dari jumlah tersebut atau sekitar 70 juta penduduk diupayakan bisa segera menerima vaksin Covid-19. Herd immunity ditargetkan bisa terjadi pada Maret 2022 atau 15 bulan dari proses vaksinasi pertama pada Januari 2021.

“Kuncinya adalah vaksinasi dalam rangka herd immunity, kalau 70 juta penduduk ini bisa di vaksin pada bulan  Juli 2021, mudah mudahan terjadi flattening pertambahan kasus. Sehingga  perekonomian bisa bergerak baik,” ucap Suharso dalam konferensi pers secara virtual di Kantor Bappenas, Senin (22/2).

Kebijakan pemerintah untuk mengatasi penyebaran virus mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga penerapan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro sangat mempengaruhi mobilitas masyarakat. Khususnya konsumsi rumah tangga, padahal sektor tersebut berperan sampai 57% terhadap  pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Hal ini (konsumsi rumah tangga) yang menentukan sekali.  Kalau pertumbuhan konsumsi bagus maka biasanya pertumbuhan ekonomi juga bagus,” ucap Suharso.

Bila sudah terjadi penurunan jumlah kasus penderita Covid-19, pemerintah bisa melonggarkan mobilitas masyarakat. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 4,5% sampai 5,3%. Pertumbuhan ekonomi kuartal I 2021 diharapkan bisa lebih baik dari kuartal IV 2020.

“Kita mengingikan ada flattening jumlah penambahan kasus dengan demikian mobilitas longgar Sehingga dari sisi demand bergerak dan mendorong sisi supply dan pergerakan ekonomi bagus,” ucap Suharso.

Sekretaris Direktorat Jenderal P2P Kementerian Kesehatan Muhammad Budi Hidayat. Foto: Bappenas
Sekretaris Direktorat Jenderal P2P Kementerian Kesehatan Muhammad Budi Hidayat. Foto: Bappenas

Sekretaris Direktorat Jenderal P2P  Kementerian Kesehatan Muhammad Budi Hidayat mengatakan dalam proses vaksinasi ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu sasaran dan cakupan.  Jumlah sasaran yang disuntik sebanyak 181,5 juta penduduk untuk mencapai herd immunity.  Kedua cakupan yaitu bagaimana memastikan 181,5 juta penduduk ini bisa disuntik dalam waktu tidak lebih dari 1 tahun.

“Untuk bisa memastikan bahwa laju penularan bisa kita tekan, kami lakukan berdasarkan prioritas,” ucap Budi dalam kesempatan yang sama.

Prioritas pertama adalah tenaga kesehatan yang telah dilakukan pada Januari 2021. Pada bulan Februari ini pemerintah menyalurkan kepada  Pelayan publik termasuk  Aparatur Sipil Negara (ASN).  Sebab mereka yang langsung berhubungan dengan masyarakat sehingga jadi sasaran yang harus dilakukan penyuntikan segera.  Dalam penyaluran vaksinasi pemerintah melalui Kemenkes bekerja sama dengan rumah sakit vertikal, rumah sakit swasta, hingga TNI dan  Polri.

“Ke depan, vaksin bukan satu-satunya, protokol kesehatan juga tetap dijalankan,” ucapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN