Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua DK OJK Wimboh Santoso , Menko Perekonomian Airlangga Hartarto,dan Menkeu  Sri Mulyani. Foto: IST

Ketua DK OJK Wimboh Santoso , Menko Perekonomian Airlangga Hartarto,dan Menkeu Sri Mulyani. Foto: IST

Berbagai Terobosan Perlu Dilakukan untuk Memulihan Ekonomi

Jumat, 31 Juli 2020 | 12:01 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id -  Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penjaminan kedit modal kerja merupakan bagian program pemuliahn ekonomi nasional (PEN), selain penempatan dana ke perbankan, penyertaan modal negara, investasi pemerintah, serta dukungan belanja negara.

“Pelaksanaan kelima modalitas program PEN terus diakselarasi agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh dunia usaha,” ucap dia, dalam jumpa pers virtual bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso di Jakarta, Rabu (29/7).

Program Penjaminan Kredit modal kerja untuk korporasi swasta
Program Penjaminan Kredit modal kerja untuk korporasi swasta

Mereka menggelar jumpa pers usai acara Pendatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman (MoU) untuk Program Penjaminan Pemerintah kepada Korporasi Padat Karya dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. Perjanjian dan MoU tersebut ditandatangani Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman, Ketua Dewan Direktur/Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Daniel James Rompas, Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia/ PT PII (Persero) Muhammad Wahid Sutopo, serta para petinggi 15 bank penyalur kredit modal kerja.

Acara itu juga dihadiri Menteri BUMN, Erick Thohir, para pejabat Kemenko Kemaritiman dan Investasi, serta kalangan bankir. LPEIdan PII, lembaga dan BUMN di bawah Kemenkeu, ditunjuk sebagai special mission vehicle (SMV) bagi penjaminan kredit modal kerja yang disalurkan 15 bank tersebut.   

Menteri Koordinator Bidang perekonomian Airlangga Hartarto bersama menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Nota Kesepahaman program penjaminan pemerintah kepada korporasi padat karya dalam rangka percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Humas Kemenkeu
Menteri Koordinator Bidang perekonomian Airlangga Hartarto bersama menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Nota Kesepahaman program penjaminan pemerintah kepada korporasi padat karya dalam rangka percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Humas Kemenkeu

Dia menambahkan, di antara program PEN ada yang sudah dijalankan, yaitu jaminan UMKM melalui PT Jamkrindo (Persero) dan PT Askrindo (Persero). Kecuali itu, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)/PT SMI telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan berbagai Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Belanja Pemerintah

Airlangga hartarto. Foto: IST
Airlangga hartarto. Foto: IST

Airlangga Hartarto menjelaskan, agar Indonesia terhindar dari resesi, pemerintah harus menempuh berbagai terobosan guna mendorong pemulihan ekonomi nasional pada kuartal III dan IV-2020, dengan mendorong belanja pemerintah secara besar-besaran.

Dia berharap belanja pemerintah bakal mendorong permintaan dalam negeri, sehingga dunia usaha tergerak untuk berinvestasi.

Kredit bank umum yang diberikan kepada pihak ketiga
Kredit bank umum yang diberikan kepada pihak ketiga

“Belanja pemerintah didorong sebagai salah satu penggerak dan pengungkit perekonomian agar di pada semester II-2020, kita bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi dari minus menjadi nol atau positif,” papar dia.

Menko Perekonomian menegaskan, Komite Penanganan Covid-19 dan PEN dibentuk untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan ekonomi.

Alhasil, penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi dapat berjalan beriringan dan terintegrasi dalam satu kelembagaan. (ns/az)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN