Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rupiah Melemah

Rupiah Melemah

BI Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah 13 Poin di 14.465

GR, Jumat, 17 Mei 2019 | 10:15 WIB

JAKARTA- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah pascakeputusan Bank Indonesia menahan suku bunga acuannya di level 6%.

Rupiah melemah 13 poin atau 0,09% menjadi Rp14.465 per dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya Rp14.452 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat, mengatakan, saat ini mulai berkembang spekulasi BI akan menurunkan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang akan tertekan karena defisit neraca perdagangan yang melebar.

"Namun, menurunkan suku bunga bukan kebijakan yang efektif untuk mengurangi defisit. Kami perkirakan BI belum mengubah stance kebijakan suku bunganya dalam waktu dekat," ujar Lana.

Dalam pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur BI Kamis (16/5/2019), bank sentral menilai suku bunga acuan saat ini masih mampu mendorong pertumbuhan ekonomi domestik di tengah ketidakpastian pasar keuangan yang kembali meningkat.

Dari eksternal, China mulai membalas tekanan dagang dari AS dengan menjual obligasi AS yang dimiliki oleh Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Antisipasi terhadap konflik dagang yang menguat telah dilakukan China dengan mulai mengurangi posisinya pada obligasi pemerintah AS pada Maret 2019 lalu," kata Lana.

Kepemilikan China pada obligasi Pemerintah AS atau US Treasury Bonds (USTB) USTB turun menjadi US$ 1,12 triliun pada Maret 2019, terendah sejak Mei 2017.

Posisi China tersebut tercatat sebesar 32% dari total kepemilikan asing pada USTB dari negara-negara Asia, dan 17,3% dari total kepemilikan asing pada USTB yang sebesar US$ 6,47 triliun.

Lana memprediksi, pada hari ini rupiah masih akan dalam penjagaan BI di kisaran Rp14.430 per dolar AS sampai Rp14.450 per dolar AS.
 

Sumber : ANTARA

BAGIKAN