Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Birokrat Jadi ‘Predator’, Belum Jadi Fasilitator

Selasa, 31 Mei 2016 | 13:13 WIB

Mudrajad Kuncoro menilai hambatan terbesar implementasi paket kebijakan ekonomi adalah masih banyaknya para birokrat dan pejabat di pusat maupun daerah yang berperilaku sebagai ‘predator’, belum menjadi fasilitator bagi dunia bisnis.


“Jadi, pemerintah perlu menerapkan revolusi mental pejabat dari pusat hingga desa dan dusun. Mental mereka harus diubah dari ‘predator’ menjadi stimulator dunia bisnis. Kalau masih retorika, paket kebijakan ekonomi akan mental atau tidak efektif,” tegas dia.


Tak bisa dimungkiri, menurut Mudrajad, dunia usaha masih dihambat biaya birokrasi yang kian tinggi. Mereka juga masih dibebani ekonomi biaya tinggi (high cost economy) lainnya, seperti biaya logistik yang mahal. Akibatnya, daya saing produk Indonesia menurun.


Tak mengherankan pula jika neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan (current account) terus dihantui defisit. Akibatnya, fundamental ekonomi nasional kerap kurang stabil, seperti rupiah sering bergejolak dan rawan inflasi yang dipicu kenaikan harga barang impor (imported inflation).


Mudrajad sepakat bahwa selain paket-paket kebijakan ekonomi jangan hanya sebatas debirokratisasi, tapi secara paralel harus dibarengi kebijakan stimulus fiskal bagi dunia usaha. Untuk itu, kebijakan perpajakan yang diterapkan pemerintah harus diarahkan untuk meringankan dunia usaha, terutama sektor-sektor padat karya, bukan justru membebani dunia usaha.


”Kalau tujuannya untuk meningkatkan pendapatan negara, fokuskan saja penerimaan pajak pada 20% orang terkaya di Indonesia,” tandas dia. (mam/ths/az/gor)


Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/macroeconomics/indef-tak-ada-perubahan-berarti/144581

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA