Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

BKPM: Gunakan Tiga Keunggulan untuk Promosikan Indonesia

Senin, 4 April 2011 | 00:30 WIB
Antara

MAKASSAR - Promosi tentang potensi yang dimiliki oleh Indonesia ke berbagai negara dapat dilakukan dengan menggunakan tiga keunggulan, yaitu skala penduduk, ukuran perekonomian, dan juga profil demografi.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wiryawan, di Makassar, Sabtu mengatakan, berkaitan dengan skala penduduk, Indonesia memiliki potensi jumlah penduduk yang mencapai 240 juta jiwa.

Sedangkan pada indikator ekonomi, ukuran perekonomian Indonesia mencapai US$ 730 miliar, jauh berada di atas Thailand, Malaysia, dan Singapura.

"Di Asia Tenggara, perekonomian terbesar kedua adalah Thailand yang mencapai US$ 280 miliar, kemudian Malaysia sebesar US$ 210 miliar dan Singapura sebesar US$ 205 miliar," terangnya.

Akan tetapi, kata dia, masih cukup banyak negara di Amerika, Eropa, Australia dan juga China yang belum mengetahui bahwa ukuran perekonomian Indonesia lebih besar tiga kali lipat dibanding Singapura dan bahkan Malaysia.

Indikator ketiga adalah profil demografi, di mana Indonesia memiliki kekayaan demografi yang sangat besar dan luar biasa. "Kekayaan demografi ini dalam pengertian bahwa 60% dari total populasi di Indonesia adalah penduduk yang masih berusia 39 tahun atau yang lebih muda," ucapnya.

Ia mengatakan, dalam 15 tahun ke depan, profil demografi Indonesia masih tetap berada dalam angka 60% penduduk yang berusia 39 tahun atau lebih muda, sehingga tingkat produktivitasnya pun lebih tinggi.

Hal ini sangat berbeda dengan profil demografi Singapura yang sudah mulai tua, Malaysia dan China yang dalam lima tahun ke depan juga mulai tua, bahkan Jepang yang sudah tergolong tua.

"Profil demografi ini menjadi keunggulan yang sangat besar, karena dengan memiliki penduduk yang muda, maka dengan proses edukasi dan pemberian insentif baik fiskal maupun non fiskal, maka akan membuahkan produktivitas dan profitabilitas yang besar, dan secara tidak langsung membawa dampak pada pertumbuhan ekonomi," katanya.(ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN