Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bahlil Lahadalia. Foto: beritasatu.com

Bahlil Lahadalia. Foto: beritasatu.com

Di Komisi VI, Bahlil: BKPM Kejar Investasi Berkualitas

Gora Kunjana, Kamis, 7 November 2019 | 20:28 WIB

JAKARTA, investor.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil mengatakan  bahwa pihaknya akan mengejar realisasi investasi yang berkualitas ke depan.

"Target kita ke depan adalah mengejar realisasi investasi. Tapi investasi yang berkualitas," ujar Bahlil di depan Komisi VI DPR-RI di Jakarta, Kamis malam (7/11/2019).

Selain Kepala BKPM, hadir pula Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi G Sadikin, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki. Rakor dipimpin oleh Ketua Komisi VI Faizol Riza berlangsung sejak pukul 16.00 WIB.

Bahlil memaparkan enam strategi mencapai realisasi investasi yang optimal ke depan. Namun, dikatakannya, target investasi tak hanya masuk dalam jumlah yang besar.
Lebih dari itu, investasi harus lebih berkualitas. "Investasi harus menyerap lebih banyak tenaga kerja, bermitra dengan pengusaha lokal, dan memberikan nilai tambah (value added), bagi perekonomian," ujar Bahlil.

Pada bagian lain, Bahlil mengatakan, tantangan investasi di era kemajuan teknologi saat ini adalah kian meningkatnya inovasi teknologi yang mengganti tenaga kerja manusia. "Sehingga dulu 1% pertumbuhan ekonomi bisa serap 400.000 tenaga kerja. Sekarang tidak lagi sebanyak itu," ujar Bahlil.

Sebab itu, guna mendorong investasi yang berkualitas BKPM akan mendorong sektor investasi di industri manufaktur.

Bahlil mengatakan, investasi di industri manufaktur jauh lebih banyak menciptakan lapangan kerja. Selain itu manufaktur juga mampu menciptakan industri-industri turunan lainnya.

BKPM mencatatkan realisasi investasi langsung pada kuartal III 2019 mencapai Rp 205,7 triliun , naik 18,4% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 173,8 triliun. Realisasi Penanaman modal dalam negeri (PMDN) naik 18,9% menjadi Rp 100,7 triliun, sedangkan penanaman modal asing (PMA) naik 17,8% menjadi Rp 105 triliun.

Bahlil menjelaskan, dengan capaian kuartal III 2019, total realisasi investasi dalam sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp 601,3 triliun, naik 12,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Total investasi PMDN mencapai Rp 317,8 triliun, sedangkan PMA mencapai Rp 317,8 triliun.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA