Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Ekonomi Dunia Booming

Senin, 19 Maret 2018 | 12:10 WIB

Sedangkan James Riady memaparkan, ekonomi dunia saat ini tengah booming. Pertumbuhan ekonomi global yang sempat tinggi sekitar 4% sebelum krisis dan turun menyentuh 1,8%, namun dalam tiga tahun terakhir meningkat luar biasa. Tahun 2016 produk domestik bruto (PDB) global tumbuh 3,2%, tahun 2017 sebesar 3,5%, dan estimasi tahun ini yang semula 3,7% direvisi menjadi 3,9%.


“Ekonomi global sudah kembali seperti sebelum krisis. Kita bisa melihat ekonomi dunia sedang membaik, Amerika, Jepang, Tiongkok, dan Asia Tenggara sedang meningkat,” ujar James.


James optimistis ekonomi Indonesia juga akan tumbuh cepat, mengikuti pertumbuhan ekonomi global. PDB dunia saat ini sebesar US$ 65 triliun dan akan menjadi US$ 210 triliun dalam 30 tahun ke depan. Apabila saat ini PDB Indonesia sebesar US$ 1 triliun, Indonesia akan cepat mencapai PDB sebesar US$ 3-5 triliun dalam beberapa tahun. Indonesia akan seperti Tiongkok.


“Pasti kalau kita kerja keras dan tekun, kita akan mendapatkan porsi kita dari booming ekonomi global,” kata James.


James juga menyebut bahwa investasi asing ke Asia Tenggara saat ini sangat deras. Sayangnya, seperti dipertanyakan Presiden Joko Widodo, investasi yang masuk ke Indonesia tidak sebesar ke Vietnam dan Filipina. “Ini pekerjaan rumah pemerintah kita. Bagaimana investasi Indonesia bisa meningkat karena ekonomi bertumbuh itu perlu investasi, konsumsi, dan ekspor,” ujar James.


Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), tahun ini target investasi sebesar Rp 765 triliun, meningkat dari realisasi 2017 sebesar Rp 692,8 triliun. (bersambung)



Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/macroeconomics/suksesnya-reformasi-struktural/173339

BAGIKAN