Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ribuan buruh mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Foto ilustrasi: IST

Ribuan buruh mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Foto ilustrasi: IST

Gap Gaji Tertinggi-Terrendah Indonesia Naik 12,7%

Kamis, 11 Juli 2019 | 12:28 WIB

JAKARTA, investor.id- Rata-rata peningkatan gap atau kesenjangan gaji antara manajer level tertinggi dan karyawan level terendah sejak 2008 hingga sekitar saat ini di Indonesia adalah sebesar 12,7%. Demikian hasil riset perusahaan konsultan global Korn Ferry.

"Peningkatan kesenjangan gaji antara karyawan level bawah dan karyawan dengan level lebih tinggi di Indonesia adalah 12,7%, tetapi masih lebih rendah dari rata-rata Asia yaitu 15,3%," kata Principal Korn Ferry Indonesia, Amanda Ryadi, dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan studi yang dilakukan Korn Ferry, kata dia, kesenjangan gaji karyawan level bawah dengan level manajer senior semakin tinggi di setiap wilayah di dunia sejak 2008.

Di Asia kenaikan kesenjangan gaji yang dramatis terjadi di India dengan kenaikan kesenjangan sebesar 66 persen dan Hong Kong terendah pada 2,2%.

Korn Ferry merekomendasikan agar perusahaan mengambil tiga langkah untuk mengelola kesenjangan gaji di antara karyawan yaitu yang pertama adalah memahami semua faktor dalam organisasi dan pasar di negara tempat perusahaan itu berada.

"Kaitan industri dan pasar penting dalam memahami dan mengkomunikasikan kesenjangan gaji di perusahaan Anda. Model industri dan operasi, bersama dengan kekuatan dan kondisi pasar lokal, dapat mempengaruhi besarnya kesenjangan gaji antara karyawan level atas dan bawah. Misalnya, industri ritel akan memiliki jenis kesenjangan gaji yang berbeda dan alasan yang berbeda untuk itu, dibandingkan perusahaan jasa profesional," ucapnya.

Selain itu, ujar dia, penting bagi perusahaan untuk menunjukkan kepada karyawan jalur karier yang transparan dan peluang untuk berkembang di dalamnya. Dengan kesenjangan gaji yang lebih besar antara karyawan level atas dan bawah, terdapat manfaat yang lebih besar dengan setiap promosi/kenaikan pangkat yang dicapai.

Perusahaan, lanjutnya, dapat membantu karyawan mengembangkan diri untuk memanfaatkan peluang ini dengan menunjukkan jalur karier yang terdokumentasi kepada mereka. Perusahaan juga akan memperoleh loyalitas yang lebih besar dan mendorong karyawan berbakat untuk tetap bertahan. (gr)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA