Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Mandiri. Foto: David

Bank Mandiri. Foto: David

Hingga Juli, Bank Mandiri Telah Salurkan Kredit UKM Rp 50,3 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2020 | 15:03 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk  bertekad  terus mengembangkan usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat membantu pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19. Sampai dengan akhir Juli 2020, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit segmen UKM sebesar Rp 50,3 triliun, dengan jumlah penerima sebanyak 21.895 debitur.

Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar mengatakan, saat ini dukungan perseroan kepada pengembangan sektor UKM juga telah direalisasikan melalui penyaluran pinjaman produktif. Salah satu strategi yang dikembangkan perseroan adalah mengembangkan Unit Pusat UKM (UKM Center) yang akan mengintegrasikan layanan perbankan bagi pelaku UKM. 

"Dari nilai tersebut (Rp 50,3 triliun), 10,15% atau sebesar Rp 5,1 triliun merupakan kredit produktif yang bersumber dari Penempatan Uang Negara di Bank Mandiri berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. PMK.104/2020," ungkap Royke, Jumat (14/8).

Adapun layanan perbankan yang diintegrasikan tersebut meliputi produk dana seperti tabungan, giro dan deposito, lalu produk trade seperti LC, SKBDN dan produk trade lainnya, serta produk pembiayaan seperti kredit modal kerja, kredit investasi, maupun kredit lainnya.

"Di UKM Center ini, pebisnis dapat mendiskusikan berbagai kebutuhan finansial yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha. Pada tahap awal, kami mengembangkan lima UKM Center," kata Royke.

Perseroan mengembangkan UKM Center tahap pertama di Bandung, Jawa Barat. Selain di Bandung, peresmian pengoperasian Mandiri UKM juga dilaksanakan pada saat yang sama di dua lokasi di Jakarta, satu lokasi di Bekasi dan lokasi lainnya di Solo.

Royke mengungkapkan, nilai tambah lain yang ditawarkan Mandiri UKM Center adalah keberadaan financial advisor serta pelatihan untuk pengembangan usaha para nasabah pelaku UKM.

"Sedangkan fungsi konsultasi yang diberikan unit ini juga meliputi business matchmaking, yang akan mempertemukan nasabah pelaku UKM dengan pengusaha sejenis maupun potential buyer," jelas Royke. 

Di samping manfaat-manfaat tersebut, Mandiri UKM Center juga akan membantu pelaku UKM melakukan promosi dan penjualan secara online melalui kerjasama dengan platform-platform, e-commerce dan sosial media. "Fasilitas ini bisa diberikan karena saat ini kami telah memiliki kerjasama strategis dengan beberapa platform e-commerce," terang dia.

Menurut Royke, pengembangan UKM Center merupakan kelanjutan dari sejumlah inisiatif strategis yang telah dieksekusi perseroan untuk mengembangkan UKM, antara lain melalui penguatan lini produk pembiayaan perseroan dan digitalisasi proses pengajuan pinjaman.

"Kami berharap berbagai inisiatif layanan bagi pelaku UKM ini mampu memperkuat peran UKM sebagai salah satu pilar ekonomi Indonesia, sekaligus menjadikan Bank Mandiri sebagai mitra finansial pilihan utama dunia usaha di Tanah Air," katanya. (nid)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN