Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Inflasi Rendah Dorong Pengeluaran Masyarakat Bawah

Selasa, 19 April 2016 | 15:05 WIB
Oleh Yosi Winosa dan Tri Murti

Perbaikan rasio gini per September 2015 terjadi karena adanya akselerasi kenaikan pengeluaran masyarakat kelompok rendah dan penurunan pengeluaran masyarakat kelas atas.


Pengamat ekonomi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Latif Adam berpendapat, salah satu faktor yang mendorong kenaikan pengeluaran masyarakat kelas bawah adalah tingkat inflasi yang rendah pada tahun lalu sehingga harga-harga bisa dijangkau masyarakat kecil.


Berbeda dengan masyarakat kalangan bawah, lanjut dia, masyarakat kalangan atas justru terpengaruh inflasi dari produk industri yang memang berbeda dengan produk pertanian, apalagi untuk produk impor yang notabene biasa diburu masyarakat kalangan atas.


“Terjadinya depresiasi rupiah yang memicu tingginya harga barang impor, saya kira telah membuat masyarakat kalangan atas mengerem belanja mereka,” ujar dia.


Lebih jauh, Latif juga menyoroti program jaring pengaman sosial baik berupa redistribusi dana dari kelompok masyarakat kaya ke masyarakat miskin secara langsung atau dana dihimpun lebih dulu oleh pemerintah untuk disalurkan ke masyarakat bawah, dampaknya dinilai sangat signifikan untuk mendukung stabilitas pengeluaran masyarakat kecil. (jn/gor)


Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/macroeconomics/tiga-hal-pengaruhi-tingginya-rasio-gini/143022

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN