Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Jakarta di Atas Rata-Rata Karena Tak Memiliki Pertanian

Selasa, 19 April 2016 | 15:23 WIB
Oleh Yosi Winosa dan Tri Murti

Deputi Kepala BPS Bidang Statistik Sosial M Sairi Hasbullah menambahkan, angka ketimpangan pengeluaran penduduk Jakarta yang sebesar 0,42 atau di atas rata-rata nasional lantaran Jakarta tidak memiliki sektor pertanian yang sensitif terhadap ketimpangan.


“Harus dilihat case by case kalau di daerah. Misalnya di Yogyakarta itu konsumsi lapisan masyarakat bawah lebih rendah dibanding rata-rata provinsi lain. Sebetulnya lapisan atas mereka konsumsinya juga tidak setinggi di DKI, tapi konsumsi penduduk bawahnya rendah. Jadi gap antara lapisan agak lebar, lebih lebar dari nasional,” kata dia.


Sedangkan di Papua, lanjut dia, ada sektor modern seperti PT Freeport Indonesia, tapi di bawah masih ada kelompok sangat tradisional, jadi wajar kalau ada gap yang masih lebar.


Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur secara masif di satu sisi sangat signifikan meningkatkan pendapatan lapisan penduduk 40% terbawah, karena akan banyak buruh dan orang miskin yang pendapatannya naik. Tapi di sisi lain, kinerja ekonomi belum pulih benar sehingga pendapatan kelompok yang lebih makmur selama ini mengalami penurunan. “Ini memperkecil gap,” ujar dia.


Dia juga mengungkapkan, dana desa sangat bisa mengurangi gap rasio gini di desa, asalkan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di secara masif. “Di satu sisi belanja kelompok atas yang di-hold juga mengindikasi penurunan kemakmuran mereka,” tambah dia. (jn/gor)


Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/macroeconomics/perbaikan-ketiimpangan-karena-pengendalian-harga/143025

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN