Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Marwan Jafar Prihatin Masyarakat Desa Masih Miskin

ah, Jumat, 16 Januari 2015 | 15:16 WIB

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa-PDTT) Marwan Jafar mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat di pedesaan yang bergelut dengan kemiskinan. "Masyarakat di pedesaan masih kurang diperhatikan," ujar Marwan di Jakarta, Jumat.

Marwan mengaku sedih ketika mendapat keluhan dan melihat langsung kondisi masyarakat di pedesaan yang tidak masuk dalam penerima bantuan miskin. "Itulah alasan harus ada kementerian sendiri yang khusus menangani persoalan di desa, yang oleh Presiden Joko Widodo dinamai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi,” katanya.

“Desa memang sangat, sangat dan sangat perlu diberikan motivasi untuk membangun ekonomi dan lainnya. Sehingga, data penduduk atau jumlah desa sangat kami perlukan," tambah dia.

Marwan berpendapat data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengukur angka kemiskinan berbeda di setiap kementerian. Sehingga pihaknya kebingungan merujuk angka yang semestinya diterapkan.

"Data masing-masing kementerian beda-beda. Kita mau pakai yang mana? Saya berharap BPS melakukan pendataan ulang jumlah penduduk miskin di perdesaan. Dan juga jumlah desa kategori miskin atau tidak mampu yang sebelumnya ditangani oleh Kementerian Dalam Negeri," pinta dia.

Sehingga, Kementerian Desa-PDTT menjalankan program prioritas, termasuk kawasan perbatasan.

Menyangkut soal dana desa, Marwan mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait revisi PP 60/2014 tentang Dana Desa yang dijabarkan dalam Permenkeu tentang Pengelolaan Dana Desa.

"Koordinasi itu diperlukan untuk mempercepat roadmap dana desa dalam menetapkan penyaluran dana desa secara bertahap selama periode 2015-2019," katanya seraya menambahkan dalam roadmap itu, juga akan disertai dengan proses persiapan peningkatan kapasitas aparatur desa.

Namun, sembari menunggu proses finalisasi roadmap dana desa, Marwan mengajak para kades untuk mempersiapkan perencanaan program yg tepat sasaran, terukur dan implementatif. "Dengan perencanaan yang tepat, diharapkan pembangunan Desa Mandiri yang kita cita-citakan dapat tercapai," kata Marwan Jafar. (ant/gor)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA