Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Menkeu Proyeksikan Ada Shortfall Rp 219 Triliun

Oleh Yosi Winosa dan Tri Murti, Jumat, 5 Agustus 2016 | 21:01 WIB

Dari sisi pendapatan, Menkeu memproyeksi akan ada shortfall sebesar Rp 219 triliun dari target penerimaan negara sebesar Rp 1.786,2 triliun dalam APBN-P 2016 terutama akibat lemahnya harga komoditas yang berimbas pada penerimaan pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai (PPN), maupun pajak penerimaan Negara bukan pajak (PNBP).

 

Menurut Menkeu, pemerintah menyiapkan tambahan pembiayaan sekitar Rp 17 triliun untuk menjaga defisit anggaran di kisaran 2,5% PDB. Namun, pihaknya masih menyesuaikan dari sisi pendapatan dan juga belanja negara. Dalam APBN-P 2016, defisit anggaran mencapai Rp 296,7 triliun atau setara 2,35% PDB.

 

“Kemarin juga ada restitusi karena ada satu faktor tahun lalu banyak WP yang membayar berdasarkan harga komoditas yang lebih tinggi. Jadi, mereka sebagian memang membayar berdasarkan harga setahun sebelumnya yang ternyata merosot lebih tajam, sehingga mereka membayar dan meminta restitusi,” kata dia.

 

Namun, program amnesti pajak dipercaya akan mampu berkontribusi terhadap upaya menutup deficit anggaran“Kami akan terus memonitor karena saya rasa antusiasme dari mereka yang ingin berpartisipasi harus kami hargai, seperti dalam pengelolaan keuangan umumnya. Kami harus selalu melihat kemungkinan sehingga tidak akan menimbulkan guncangan yang terlalu besar,” kata Menkeu.

 

Selain itu, pihaknya juga akan terus memperbaiki dan mengakselerasi persiapan dari sisi peraturan dan seluruh jajaran pajak untuk bisa mendukung dan memberi penjelasan kepada seluruh masyarakat yang ingin melakukan amnesti. “Pekan depan bisa kami terbitkan seluruh aturan pendukung,” tambah dia. (rw/ks/jn)

 

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/macroeconomics/pemangkasan-anggaran-untuk-menjaga-defisit-anggaran/147752

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA