Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Darmin Nasution.

Darmin Nasution.

Menko Perekonomian Proyeksikan Ekonomi Tumbuh 5,1%

GR, Jumat, 26 April 2019 | 18:05 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2019 mencapai 5,1%.

"Semestinya dia akan 5,1, atau di atas itu," kata Darmin saat ditemui di Jakarta, Jumat.

Darmin mengatakan salah satu sektor lapangan usaha yang bisa memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan pada triwulan I-2019 adalah pertanian.

Menurut dia, masa panen yang mulai terjadi pada Maret bisa menjadi faktor utama membaiknya kinerja sektor pertanian pada periode ini. "Panen sudah mulai, lihatnya dari sektor, yang namanya pertanian itu, meningkatnya di triwulan satu," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2019 akan mencapai 5,2% secara tahunan (yoy). Proyeksi ini melebihi pencapaian periode sama di 2018 yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 5,06%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan konsumsi rumah tangga, yang juga penyokong terbesar pertumbuhan ekonomi, menunjukkan pertumbuhan yang baik kurun Januari-Maret 2019.

Sebagai gambaran, konsumsi rumah tangga pada triwulan IV-2018 bisa tumbuh 5,08% dibanding triwulan IV-2017, dan juga tumbuh 0,9% dibanding triwulan sebelumnya III-2018. "Perkiraan kami Produk Domestik Bruto kuartal I itu bisa mendekati 5,2%. Faktornya sudah saya sampaikan didorong permintaan domestik khususnya terkait konsumsi," kata Perry.

Faktor pendorong pertumbuhan ekonomi di paruh pertama tahun ini juga karena melimpahnya stimulus fiskal melalui bantuan sosial pemerintah dan belanja untuk penyelenggaraan Pemilu 2019.   

Sumber : ANTARA

BAGIKAN