Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Oktober, Neraca Perdagangan Surplus US$ 895 Juta

Kamis, 16 November 2017 | 15:37 WIB
Oleh Nasori dan Ester Nuky

JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2017 kembali surplus US$ 895 juta, karena besaran surplus sektor nonmigas masih lebih tinggi dari besaran defisit sektor migas. Secara kumulatif pada periode Januari-Oktober 2017, neraca perdagangan Indonesia mengantongi surplus US$ 11,78 miliar, naik dari periode sama tahun lalu sebesar US$ 7,65 miliar.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2017, surplus perdagangan sektor nonmigas sebesar US$ 1,69 miliar, turun dibanding September 2017 yang mencapai US$ 2,27 miliar.


Di sisi lain, perdagangan sektor migas mencatatkan kenaikan defisit US$ 792,2 juta, dibanding bulan sebelumnya US$ 495,4 juta. Hal itu membuat total surplus perdagangan Indonesia bulan lalu turun menjadi US$ 895 juta, dibandingkan September 2017 US$ 1,78 miliar.


"Sementara itu, pada Oktober 2017 total ekspor mencapai US$ 15,09 miliar. Sedangkan impor sebesar US$ 14,19 miliar," papar Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Rabu (15/11).


Suhariyanto menjelaskan lebih lanjut, nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2017 yang mencapai US$ 15,09 miliar itu meningkat 3,62% dibanding ekspor September 2017. Dibanding Oktober 2016, ekspor juga meningkat 18,39%.


Ekspor nonmigas Oktober 2017 mencapai US$ 13,67 miliar, naik 4,22% dibanding September 2017. Jika dibanding dengan ekspor nonmigas Oktober 2016, juga naik sebesar 17,00%.


Sedangkan secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2017 mencapai US$ 138,46 miliar atau meningkat 17,49% dibanding periode yang sama tahun 2016. Ini dikontribusi terutama oleh ekspor nonmigas yang mencapai US$ 125,58 miliar atau meningkat 17,26%. Kontribusi lain berasal dari ekspor migas US$ 12,88 miliar, atau meningkat 19,79% dibanding periode sama tahun lalu. (c01)


Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/macroeconomics/ekspor-logam-melonjak/167970

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN