Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Pembatasan Kegiatan Diperpanjang hingga 8 Februari

Kamis, 21 Januari 2021 | 14:27 WIB
Nasori

JAKARTA, investor.id - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua minggu berikutnya, yaitu hingga 8 Februari 2021. Ini dilakukan setelah dilakukan evaluasi dan pembahasan pada rapat terbatas tentang laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi selama 10 hari pemberlakuan pembatasan kegiatan menunjukkan bahwa laju peningkatan kasus Covid-19 di 77 kabupaten/kota masih belum dapat dikendalikan secara optimal.

“Melihat hasil monitoring harian, evaluasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, maka pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat selama dua minggu berikutnya,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily, Kamis (21/1).

Untuk mendukung pelaksanaan dari perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan ini, kata Airlangga, gubernur diminta melakukan evaluasi, berdasarkan empat parameter yang telah ditetapkan, terhadap seluruh kabupaten/kota di wilayahnya. Hasil evaluasi akan digunakan sebagai dasar penetapan kabupaten/kota yang akan memberlakukan pembatasan kegiatan di periode dua minggu berikutnya.

Menurut Airlangga, tidak tertutup kemungkinan pemberlakuan pembatasan kegiatan ini akan diberlakukan lebih luas dengan penambahan kabupaten/kota yang baru. “Dari peta zonasi risiko kenaikan kasus Covid-19 yang dipantau di 73 kabupaten/kota, masih terdapat 29 kabupaten/kota dengan zona risiko tinggi, 41 kabupaten/kota dengan zona risiko sedang, dan tiga kabupaten/kota dengan zona risiko rendah,” papar dia.

Perpanjangan pembatasan kegiatan ini, kata Airlangga, juga akan diatur kembali dalam instruksi Menteri Dalam Negeri, yang akan mengatur mengenai perubahan, perpanjangan dan perluasan atas pelaksanaan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat di daerah tertentu.

“Setelah 10 hari pemberlakuan pembatasan kegiatan, masih banyak kabupaten/kota yang parameternya belum membaik. Seperti misalnya, angka kasus mingguan, kasus aktif, jumlah kematian, jumlah kesembuhan, menunjukkan bahwa masih banyak kabupaten/kota yang menurun parameternya. Angka keterisian TT ICU dan TT isolasi (BOR) di ketujuh provinsi (di Jawa) juga masih di atas rata-rata nasional,” tandas Airlangga.

Untuk periode perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan ini dilakukan sedikit perubahan yaitu jam operasi pusat perbelanjaan hanya hingga pukul 20.00. Sebelumnya, jam operasi pusat perbelanjaan hanya hingga pukul 19.00.

Secara lengkap, papar Airlangga, pembatasan kegiatan tersebut meliputi perkantoran WFH 75%; belajar-mengajar secara daring; sektor esensial beroperasi 100%; pusat belanja/mal beroperasi s/d pukul 20.00; restoran dine-in 25% dab take-away diizinkan; kegiatan konstruksi 100% beroperasi; kegiatan ibadah 50%.

Sementara itu, fasiltas umum ditutup, kegiatan sosial budaya dihentikan sementara; serta transportasi umum diatur kapasitas dan jam operasional. “Semua pembatasan tersebut harus diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat,” tutur Airlangga.

 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN