Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pemerintah Siapkan Disinsentif Produk Asing

Rabu, 7 September 2011 | 12:12 WIB
Antara

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan disinsentif untuk barang-barang yang dikonsumsi di Indonesia dengan skala besar tetapi tidak diproduksi di tanah air.

"Kami akan menginventarisasi produk-produk apa saja dikonsumsi dengan skala besar di Indonesia tetapi diproduksi di luar negeri," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Rabu.

Menurut dia, Indonesia perlu menyikapi adanya gejala barang-barang yang dikonsumsi masyarakat Indonesia dalam jumlah besar tetapi diproduksi di luar Indonesia.

"Dengan semangat Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), kita mau melakukan hilirisasi produksi dan peningkatan kapasitas produksi nasional," katanya.

Gita mencontohkan, konsumsi telepon selular Blackberry di Indonesia sangat besar, namun investor justru merencanakan investasi di Malaysia.

Mereka menargetkan penjualan hingga empat juta unit tahun depan dengan harga per unit US$300 di Indonesia, sementara target penjualan di Malaysia tidak lebih dari 400 ribu unit. "Ini perlu disikapi, apakah dalam bentuk non tarif, tarif atau lainnya," katanya.

Ia juga mencontohkan, rencana investasi perusahaan dari Jerman yaitu Bosch yang akan membangun pabrik solar panel di Malaysia yang pasti juga punya kepentingan untuk melakukan penetrasi ke pasar Indonesia.

"Ini tadi saya sampaikan dalam forum rapat koordinasi, dan sangat diterima Menko Perekonomian, Menkeu, Menperin, dan lainnya," katanya.

Gita menyebutkan, untuk menarik investasi dan meningkatkan kapasitas produksi nasional, pemerintah menyediakan berbagai insentif termasuk tax allowance dan tax holiday. "Perlu juga dipikirkan adanya disinsentif bagi mereka yang tidak memproduksi barangnya di Indonesia," katanya. (gor/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN