Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.000 T

Oleh Kunradus Aliandu dan Yosi Winosa, Selasa, 29 Desember 2015 | 06:41 WIB

JAKARTA – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan, realisasi penerimaan pajak per 25 Desember 2015 berhasil tembus Rp 1.000 triliun untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia.

 

“Penerimaan pajak ini pertama kali bagi Indonesia mampu tembus Rp 1.000 triliun,” jelas Bambang Brodjonegoro dalam pesan singkatnya, di Jakarta, Minggu (27/12).

 

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, realisasi penerimaan pajak bahkan sudah melampaui di atas penerimaan pajak 2014 setahun penuh sebesar Rp 982 triliun. Dengan perkembangan ini, Bambang berharap realisasi penerimaan pajak bisa terus bertambah dari 26 Desember hingga 31 Desember 2015. Bank-bank BUMN sudah diinstruksikan untuk tetap membuka layanan pembayaran pajak hingga 31 Desember 2015 pukul 21.00 WIB.

 

Menkeu optimistis realisasi penerimaan pajak masih akan terus ber tambah melalui upaya-upaya seperti revaluasi aset perusahaan BUMN, perbankan, dan perusahaan properti, melakukan pendekatan terhadap 50 wajib pajak (WP) besar, pajak dari sektor migas, dan reinventing policy. Untuk bisa mencapai penerimaan hingga 85% atau Rp 1.098 triliun akan dipenuhi dari empat sektor tersebut.

 

“Penerimaan pajak hingga 25 Desember sebesar Rp 120 triliun melampaui bulan November yang mencapai Rp 104 triliun,” kata Bambang.

 

Menkeu dalam penjelasan tambahan kepada Investor Daily menyatakan, pemerintah terus mengupayakan akselerasi penerimaan dan anggaran hingga akhir tahun. Pemerintah berupaya keras agar shortfall penerimaan pajak maksimum sebesar Rp 195 triliun.

 

“Kami juga akan menjaga agar defisit APBN berada di level 2,7% dari PDB,” kata dia. (hg/gor)

 

Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/macroeconomics/wapres-target-penerimaan-pajak-akan-terus-dievaluasi/136279

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA