Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pengeluaran Masyarakat Bawah Seiring Naiknya Nilai Tukar Petani

Selasa, 19 April 2016 | 14:58 WIB
Oleh Yosi Winosa dan Tri Murti

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati mengatakan, kenaikan pengeluaran masyarakat bawah terjadi seiring kenaikan nilai tukar petani pada kurun Maret-November 2015 dan adanya program jaring pengaman sosial dari pemerintah.


“Program-program jaring pengaman sosial, seperti bantuan langsung tunai sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) selama 5 bulan, raskin, itu mempengaruhi kenaikan pengeluaran masyarakat bawah,” ujar dia.


Terkait pengeluaran masyarakat atas yang turun, dia menilai hal itu sebagai dampak penurunan harga komoditas. Pendapatan masyarakat kalangan atas yang kebanyakan merupakan eksportir menurun sejalan dengan turunnya harga komoditas. Karena pendapatan berkurang, akhirnya merekamengerem pengeluaran.


Lebih lanjut Enny mengatakan, tahun ini tidak mudah untuk memperbaiki posisi gini ratio, karena nilai tukar petani pada Januari hingga Maret 2016 menurun. Demikian pula pengeluaran masyarakat kelas bawah akan terganggu oleh volatilitas harga kebutuhan pokok. Dengan demikian, untuk merealisasikan target gini ratio tahun ini sebesar 0,39 amat berat.


“Namun demikian, target masih bisa dicapai apabila pemerintah serius dengan program-programnya. Saya lihat program dana desa merupakan salah satu program yang sangat penting untuk menurunkan gini ratio. Jika program ini efektif, itu bisa meng-upgrade perekonomian mikro atau kecil di daerah. Demikian pula stimulus fiskal juga bisa diterapkan untuk memperbaiki

gini ratio,” kata Enny. (jn)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN