Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Erwin Haryono

Erwin Haryono

Program Diskon Dongkrak Kinerja Penjualan Eceran pada April 2021

Kamis, 10 Juni 2021 | 17:11 WIB
Nasori

JAKARTA, investor.id – Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) yang digelar Bank Indonesia (BI) mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran pada April 2021, baik secara bulanan maupun tahunan. Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2021 tumbuh 17,3% (mtm) dan 15,6% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 6,1% (mtm) dan -14,6% (yoy).

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyebutkan, peningkatan kinerja penjualan eceran didorong oleh kenaikan permintaan selama Ramadan didukung berbagai program potongan harga (diskon). “Peningkatan penjualan terjadi pada mayoritas kelompok komoditas yang disurvei, terutama subkelompok sandang, kelompok makanan, minuman dan tembakau, serta kelompok bahan bakar kendaraan bermotor,” papar dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/6).

Sejalan dengan berlanjutnya kenaikan permintaan pada periode Ramadan dan Idul Fitri, lanjut Erwin, meskipun tidak setinggi pertumbuhan bulan sebelumnya, kinerja penjualan diperkirakan akan kembali tumbuh positif pada Mei 2021. “IPR Mei 2021 diperkirakan tumbuh 1,6% (mtm) dan 12,9% (yoy). Perlambatan terutama terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau, serta subkelompok sandang,” ujar dia.

Dari sisi harga, responden memperkirakan tekanan inflasi pada tiga bulan mendatang (Juli 2021) diperkirakan sedikit meningkat, sementara pada enam bulan mendatang (Oktober 2021) diperkirakan menurun. “Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) tiga bulan yang akan datang (Juli) sebesar 142,4, sedikit meningkat dari 141,4 pada bulan sebelumnya.

“Sementara itu, IEH enam bulan yang akan datang (Oktober 2021) sebesar 134,0, sedikit lebih rendah dari 134,9 pada bulan sebelumnya, dipengaruhi oleh distribusi barang yang lancar dan pasokan yang cukup,” pungkas Erwin. (ns)

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN