Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Pulihkan Perekonomian, Pemerintah Perlebar Defisit APBN 2021 Jadi 5,2%

Selasa, 28 Juli 2020 | 20:13 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah akan melebarkan defisit dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 menjadi 5,2% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sebelumnya dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2021 (KEM PPKF 2021) pemerintah menargetkan defisit anggaran di kisaran 3,21% hingga 4,17%.

“Dengan defisit sebesar 5,2% dari PDB tahun 2021, maka kita akan memiliki cadangan belanja sebesar Rp 179 triliun yang digunakan untuk belanja prioritas dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers secara virtual pada Selasa (28/7).

Pemerintah melihat suatu ketidakpastian dengan meningkatnya jumlah penderita Covid. Terutama dalam beberapa bulan terakhir saat perekonomian kembali dibuka di seluruh dunia.

Ketidakpastian terjadi karena sejumlah faktor, pertama kecepatan dan kemungkinan penanganan Covid di seluruh dunia. Sejauh mana keberhasilan penanganan Covid-19. Apakah kurva jumlah penderita betul betu bisa terkendali menjadi mendatar atau menurun.

“Munculnya vaksin untuk Covid ini, akan sangat menentukan langkah dan pola pemulihan tahun 2021,” ucap Sri Mulyani.

Kedua, yaitu sejauh mana pemulihan ekonomi global yang juga masih menghadapi ketidakpastian karena Covid. Pemulihan ekonomi dunia juga diperkirakan masih tidak pasti bisa terjadi secara cepat maupun moderat. Ketiga, yaitu pemulihan ekonomi dalam negeri yang juga tergantung terhadap upaya penanganan Covid-19. Khususnya pada kuartal tiga dan empat tahun ini. Bila penangan Covid efektif dan sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi maka perekonomian domestik bisa pulih di kuartal ketiga. Dengan harapan pertumbuhan ekonomi kuartal III bisa mencapai 0,4% dan pada kuartal IV akan terakselerasi ke 3%.

“Kalau itu terjadi, maka pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan tahun 2020 akan bisa tetap di zona positif. Inilah yang sedang terus diupayakan oleh pemerintah dengan menekankan kepada semua Menteri dan Pemda agar tetap berada di skenario dimana pemulihan ekonomi,” ucap Sri Mulyani.

Menurutnya rancangan APBN 2021 dibuat untuk menghadapi ketidakpastian yang ada. Kemungkinan pemulihan ekonomi yang masih sangat dipengaruhi oleh kecepatan penanganan Covid, untuk ditingkatkan dari yang sudah disepakati dalam pembahasan awal dengan DPR.

Kepala Bappenas Suharso Manoarfa. Sumber: BSTV
Kepala Bappenas Suharso Manoarfa. Sumber: BSTV

Sementara itu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan upaya pelonggaran defisi ini dilakukan untuk mengantisipasi ketidakpastian perekonomian. Saat ini belanja menjadi upaya untuk menjaga ketahanan perekonomian nasional,

“Dengan naiknya defisit  menjadi 5,2%, tentu ada ruangfiskal yang  cukup untuk belanja. Angka kenaikan ini akan dirancang sedemikian rupa  sehingga bisa berimplikasi positif untuk pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Belanja didorong untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penduduk miskin dan pengangguran. Sektor belanja digunakan untuk program atau kegiatan prioritas yang bisa memulihkan ekonomi. Pemerintah ingin memberikan peluang yang luas terhadap penciptaan kesempatan kerja.

“Pengangguran hari ini meningkat sampai 3,7 juta orang. Jumlah ini meningkat 50% dari yang ada,” pungkas Suharso

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com