Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rupiah. Foto ilustrasi: IST

Rupiah. Foto ilustrasi: IST

Rupiah Menguat 5 Poin di 14.458

GR, Kamis, 16 Mei 2019 | 10:48 WIB

JAKARTA- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Kamis sore nanti.

Rupiah menguat 5 poin atau 0,04 persen menjadi Rp14.458 per dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya Rp14.463 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis, mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah hari ini masih dipengaruhi sentimen perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok serta rilis data neraca perdagangan April 2019 yang mengalami defisit.

Lana Soelistianingsih. Foto: IST
Lana Soelistianingsih. Foto: IST


"Seiring dengan konflik perang dagang AS- Tiongkok yang menguat, tampaknya kinerja neraca perdagangan Indonesia masih dalam tekanan defisit yang berlanjut tetapi dengan nilai yang menurun," ujar Lana.

Neraca perdagangan April tercatat defisit US$ 2,5 miliar, di atas ekspektasi konsensus sebesar US$ 500 juta. Kinerja ekspor tercatat sebesar US$ 12,6 miliar, tumbuh minus 10% (bulan ke bulan/mom). Sementara di sisi impor, tercatat sebesar US$ 15 miliar, tumbuh positif 12,25% (mom).

Dari eksternal, ekonomi Tiongkok mulai terkena dampak konflik dagang. Pertumbuhan penjualan ritel dan produk industri untuk bulan April melambat. Selain itu, surplus neraca dagang pada April 2019 turun menjadi US$ 13,84 miliar dari US$ 26,21 miliar pada April 2018.

"Tampaknya konsumen mulai mengurangi belanja akibat ketidakpastian ekonomi. Efek naiknya tarif AS mulai terasa," kata Lana.

Lana memprediksi, pada Kamis ini rupiah masih akan dalam tekanan pelemahan di kisaran Rp14.470 per dolar AS sampai Rp14.500 per dolar AS.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN