Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Sulbar Jajaki Kerjasama Investasi dengan China

Selasa, 5 Maret 2013 | 07:29 WIB
Antara (redaksi@investor.id)

MAMUJU- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) H Anwar Adnan Saleh melakukan penjajakan kerjasama investasi dengan pemerintah China guna mendorong percepatan pembangunan di wilayah itu.

"Saat ini pak Gubernur beserta rombongan masih berada di China guna menindaklanjuti rencana kerjasama sektor investasi pembangunan di Sulbar," kata Kepala Biro Humas Pemprov Sulbar, Rasyid Tumpang di Mamuju, Senin.

Menurutnya, pengusaha asing asal negara China sebelumnya telah menyampaikan kesiapannya untuk membuang modal besar-besaran untuk mendukung percepatan pembangunan di provinsi hasil pemekaran Sulsel ini.

Ia mengatakan, beberapa hal yang akan dibahas dalam pertemuan di China saat ini terkait upaya mengatasi krisis listrik di wilayah Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju dengan menerapkan penggunaan `solar cell` atau energi matahari.

"Kita berharap penjajakan kerjasama saling menguntungkan dengan China membuahkan hasil sehingga krisis listrik di pulau Karampuang bisa teratasi," ujarnya.

Sebab kata dia masyarakat pulau Karampuang selama ini hanya mengandalkan mesin genset untuk penerangan listrik pada malam hari.

"Penggunaan mesin genset untuk penerangan listrik sangat membebani ekonomi masyarakat. Makanya, penggunaan solar cell ini merupakan solusi tepat bagi masyarakat untuk mendapatkan energi listrik," jelasnya.

Selain itu, kata dia, pengusaha asal negeri Tirai Bambu itu juga merencanakan pembangunan hotel di Karampuang untuk mendukung sektor pariwisata. "Pulau Karampuang salah satu kawasan wisata makanya pemodal China berniat membangun hotel di bawah laut," ungkapnya.

Pengusaha China, lanjut dia, juga merencanakan pembangunan jembatan yang menghubungkan kota Mamuju menuju pulau Karampuang.(ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN