Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Konferensi pers peluncuran Publikasi Kerja Sama UE-Indonesia Edisi 2021, Selasa, 4 Mei 2021.

Konferensi pers peluncuran Publikasi Kerja Sama UE-Indonesia Edisi 2021, Selasa, 4 Mei 2021.

UE-Indonesia Sepakati Kerja Sama Pemulihan Hijau Pascapandemi

Selasa, 4 Mei 2021 | 23:19 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id – Uni Eropa (UE) dan Indonesia menyepakati kerja sama Green Recovery (Pemulihan Hijau) pascapandemi Covid-19. Program-program kerja sama tertuang lewat publikasi yang diluncurkan Selasa (4/5/2021) oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa bersama duta besar UE dan negara-negara anggota UE di Indonesia.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Piket, menjelaskan publikasi bertajuk “Kerja Sama UE-Indonesia Edisi 2021” menampilkan berbagai program kerja sama pembangunan Team Europe.

“Pemulihan Hijau atau Green Recovery pemulihan dari pandemi secara inklusif dan berkelanjutan merupakan kunci prioritas pembangunan UE dan Indonesia,” kata Piket dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (4/5/2021).

UE sudah memulai siklus program baru Pemulihan Hijau pada 2021. Tujuan utamanya membangun Agenda Hijau yang komprehensif dan inklusif bersama Indonesia.

Agenda tersebut mencakup lebih banyak investasi hijau, perdagangan, kerja sama dalam energi terbarukan dan ekonomi sirkular, dengan tujuan akhir bergerak bersama menuju netralitas iklim.

“Saya bangga dengan publikasi tahun ini, yang menyajikan kisah-kisah nyata dari peserta program kami,” kata Piket.

Menurut Piket, kerja sama dengan Indonesia tidak hanya bertujuan mengatasi tantangan global tetapi juga memberikan manfaat kepada individu dan masyarakat yang terdampak.

“Uni Eropa adalah mitra Indonesia yang kuat dan teguh. Kami mendukung kemajuan Indonesia untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) pada 2030 dan menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045,” kata Piket.

Piket meyakini melalui upaya bersama UE dan Indonesia bisa mengatasi krisis kesehatan dan memastikan pemulihan ekonomi hijau dan berkelanjutan. Dia menyebut Team Europe sampai saat ini telah memberikan bantuan sebesar 200 juta Euro untuk mendukung upaya Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19.

Salah satu program terbaru adalah penguatan sistem kesehatan Indonesia dan kesiapsiagaan terhadap ancaman pandemi.

“Publikasi terbaru ini juga menampilkan dukungan Team Europe untuk kelompok rentan dan organisasi masyarakat sipil, serta bantuan teknis untuk instansi pemerintah Indonesia,” lanjut Piket.

UE adalah persatuan ekonomi dan politik dari 27 negara anggota yang menjadi blok perdagangan terbesar di dunia. Anggota UE terdiri dari Austria, Belanda, Belgia, Bulgaria, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Hungaria, Irlandia, Italia, Jerman, Kroasia, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Malta, Polandia, Portugal, Prancis, Rumania, Siprus, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia dan Yunani

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN