Kamis, 23 Maret 2023

Jawab Cak Imin, Airlangga Ungkap Golkar dan KIB Solid

Yustinus Paat
13 Mar 2023 | 17:51 WIB
BAGIKAN
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (B-Universe/Joanito De Saojoao)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (B-Universe/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, Investor.id -  Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto angkat bicara terkait pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang menyebutkan Golkar semakin dekat ke koalisi Gerindra-PKB.

Airlangga menegaskan, Golkar masih solid dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PAN dan PPP. "Seluruh komunikasi antara partai baik dan Golkar dengan KIB solid," ujar Airlangga di Kantor DPP Golkar di Jakarta Barat, Senin (13/3/2023).

Dia mengakui, Golkar memang sudah intens berkomunikasi dengan PKB. Namun, hal tersebut tidak mengganggu soliditas partai yang tergabung dalam KIB. "Komunikasi antara parpol masih sangat baik semua. Apalagi Partai Golkar kan lambangnya pohon beringin, daunnya hijau," terangnya.

Advertisement

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin mengatakan, PKB terus berkomunikasi intensif dengan Partai Golkar. Bahkan, Partai Golkar sudah sangat dekat dengan kaolisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) bentukan Gerindra-PKB.

Pernyataan Cak Imin tersebut mengganggu keberadaan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bentukan Golkar, PAN, dan PPP. Apalagi, Golkar merupakan partai utama di KIB dan jika Golkar pindah ke koalisi KIR, KIB terancam bubar.

“Kita saling komunikasi intensif dengan Golkar, sudah sangat dekat, artinya PKB, Golkar Gerindra makin dekat. Tapi kedekatan ini menjadi poin untuk menguatkan koalisi PKB-Gerindra,” ujar Cak Imin di sela-sela acara lomba lari Women’s Day Run 10K di Jakarta, Minggu (12/3/2023).

Cak Imin sendiri sudah pernah bertemu dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 10 Februari 2023 lalu. Dalam pertemuan tersebut, Cak Imin maupun Airlangga sama-sama membuka peluang untuk berkoalisi baik PKB bergabung KIB bentukan Golkar, PAN dan PPP atau sebaliknya Golkar bergabung koalisi KIR bentukan Gerindra-PKB. Bahkan terbuka kemungkinan KIB dan KIR melebur menjadi satu koalisi besar.

Cak Imin juga mengungkapkan alasan koalisi KIR belum mengumumkan pasangan capres dan cawapres yang akan diusung di Pilpres 2024. Menurut Cak Imin, koalisi Gerindra-PKB belum mendeklarasikan pasangan capres-cawapres karena masih membutuhkan tambahan partai lain untuk menambah kekuatan.

“Kita kan harus membutuhkan dukungan tambahan partai, supaya koalisi ini bisa semakin besar,” tutur Cak Imin.

Editor: Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 28 menit yang lalu

Likuiditas Start-up Teknologi Disorot, GOTO Aman?

Kondisi ekonomi global saat ini berdampak pada persepsi publik terhadap likuiditas perusahaan teknologi, salah satunya GOTO. Amankah?
Finance 1 jam yang lalu

Ekonom Proyeksi BI Pertahankan Suku Bunga 5,75% Sepanjang 2023

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memproyeksi Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan (BI7DRR) sebesar 5,75% tahun ini.
National 2 jam yang lalu

Tokoh Punokawan dan Pandawa Melandasi Konsep Buku Entrepreneurial Marketing

Simbol Punokawan dan Pandawa membawa pendekatan entrepreneurial marketing untuk menjawab kondisi dinamis dari tahun ke tahun.
Business 3 jam yang lalu

Riset Snapcart: Gratis Ongkir Jadi Daya Tarik Konsumen untuk Belanja Online

Penawaran menarik khususnya gratis ongkir sepertinya akan selalu menjadi salah satu kunci daya tarik utama
International 3 jam yang lalu

Bank Sentral Swiss Naikkan Suku Bunga 50 bps di Tengah Kekacauan

Bank sentral Swiss (Swiss National Bank/ SNB) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bps) pada Kamis (23/3).
Copyright © 2023 Investor.id