Menu
Sign in
@ Contact
Search

Weha Transportasi Rambah Kendaraan Sewa Berbasis Online

Rabu, 22 Jun 2016 | 08:31 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA – PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) bakal mengubah bisnis transportasi dari armada taksi menjadi kendaraan sewa berbasis online. Hal ini sebagai cara untuk menyiasati ketatnya persaingan bisnis taksi dalam beberapa tahun terakhir.

 

Advertisement

Perusahaan pengelola taksi merek White Horse ini akan mendaftarkan armada taksi yang masih produktif ke perusahaan transportasi aplikasi online, seperti Uber, Grab Car, atau Go-Car. Sebelumnya, perseroan melalui anak usahanya, PT Panorama Mitra Sarana, telah menjalin kerjasama dengan Go-Car.

 

“Kami masih memiliki 500 unit taksi yang siap untuk diubah. Sebagian armada tersebut akan dialihfungsikan menjadi kendaraan sewa berbasis online dan sisanya dijual,” Presiden Direktur Weha Transportasi Angreta Chandra di Jakarta, Selasa (21/6).

 

Dia menambahkan, pengalihfungsian armada taksi tersebut akan direalisasikan secara bertahap. Armada taksi yang lisensi sudah habis akan langsung dijadikan kendaraan sewa berbasis aplikasi. Pihaknya mengklaim pengalihan peruntukan armada tersebut bisa diterapkan lebih mudah, karena jumlah armada taksinya belum banyak.

 

Perseroan sebelumnya menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) dengan Go-Car pada 19 April 2016. Perjanjian tersebut melipun penyediaan izin usahan dan izin operasi angkutan sewa ats nama perusahaan kepada mitra individu Go-Car.

 

Weha Transprotasi nantinya menyediakan fasilitas untuk penggantian nama Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) untuk armada Go-Car. Perseroan juga membuka layanan untuk memfasilitasi lisensi operasional armada yang akan dioperasikan.

 

Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 170 miliar dibandingkan realisasi pendapatan tahun lalu sebesar Rp 165,1 miliar. Perseroan juga memperkirakan meraup laba tahun ini, dibandingkan rugi tahun lalu senilai Rp 39 miliar. Penurunan laba akibat anjloknya kontribusi pendapatan dari bisnis taksi hingga 51% menjadi Rp 34,1 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 69,1 miliar.

 

Selain transformasi bisnis taksi, dia mengatakan, perseroan bakal meremajakan lini angkutan bus pariwisata dan intercity shuttle secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kinerja keuangan dalam jangka panjang. Perseroan juga akan melanjutkan efisiensi biaya dan penjualan aset non-produktif semua lini usaha.

 

Weha Transportasi juga akan melancarkan strategi pemasaran melalui e-commerce dan mobile application. Proyek pertama mobile application diaplikasikan pada anak perusahaan PT Day Trans dan mulai dapat difungsikan untuk publik awal Juni 2016.(fik)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com