Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dealer memantau penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di  Bank Mandiri, Jakarta. Foto: Investor Daily/AVID GITA ROZA

Dealer memantau penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Bank Mandiri, Jakarta. Foto: Investor Daily/AVID GITA ROZA

16 Bank dan 4 Sekuritas 'Berebut' SBSN Rp 10 Triliun

Selasa, 29 September 2020 | 08:30 WIB
Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Sebanyak 16 bank dan empat perusahaan sekuritas bakal  'berebut' Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara  dalam lelang yang  digelar pemerintah hari ini (Selasa, 29/9), dengan target indikatif Rp 10 triliun.

Direktorat Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) mengungkapkan, ke-16 bank itu terdiri atas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Panin Tbk, dan PT Bank HSBC Indonesia.

Bank lainnya yaitu PT Bank OCBC NISP Tbk, Standard Chartered Bank, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Citibank NA, PT Bank Negara Indonesia Syariah, PT Bank Central Asia Tbk, Deutsche Bank AG, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BRISyariah Tbk.

Adapun perusahaan sekuritas peserta lelang meliputi PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, serta PT Bahana Sekuritas. “Peserta lelang lainnya adalah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia (BI),” jelas DJPPR Kemenkeu dalam keterangan resminya.

Menurut DJPPR Kemenkeu, SBSN yang dilelang terdiri atas seri Surat Perbendaharaan Negara – Syariah (SPN-S) dan Project Based Sukuk (PBS) yang seluruhnya merupakan emisi ulang (reopening), yaitu SPN-S 02032021, PBS-027, PBS-026, PBS-003, PBS-025, dan PBS-028.

Keenam seri SBSN tersebut masing-masing jatuh pada 2 Maret 2021, 15 Mei 2023, 15 Oktober 2024, 15 Januari 2027, 15 Mei 2033, dan 15 Oktober 2046, dengan tanggal settlement 1 Oktober 2020. “Lelang  yang  dilaksanakan untuk memenuhi sebagian target pembiayaan APBN 2020 ini menggunakan underlying asset proyek atau kegiatan dalam APBN 2020 dan barang milik negara,” papar DJPPR.

DJPPR Kemenkeu menambahkan, SPN-S 02032021 menawarkan imbalan diskonto dengan alokasi pembelian nonkompetitif sebesar 50% dari jumlah yang dimenangi. Sedangkan PBS-027, PBS-026, PBS-003, PBS-025, dan PBS-028 menawarkan imbalan masing-masing 6,50000%, 6,62500%, 6,00000%, 8,37500%, dan 7,75000%, dengan alokasi pembelian nonkompetitif 30% dari jumlah yang dimenangi.

Baca juga: Lelang SBSN Hari Ini, Pemerintah Bidik Rp 10 Triliun

 

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN