Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Calon emiten, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk menawarkan harga penawaran saham perdana (intial public offering/IPO) di rentang Rp 155-Rp 175 per saham. Perseroan mengincar dana segar sekitar Rp 310- Rp 350 miliar dari penerbitan 2 miliar saham atau setara 33,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Foto: Investor Daily/IST

Calon emiten, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk menawarkan harga penawaran saham perdana (intial public offering/IPO) di rentang Rp 155-Rp 175 per saham. Perseroan mengincar dana segar sekitar Rp 310- Rp 350 miliar dari penerbitan 2 miliar saham atau setara 33,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Foto: Investor Daily/IST

SAHAM BALI UNITED DIBURU INVESTOR

16 Emiten Baru Raih Dana IPO Rp 2,35 Triliun

Farid Firdaus, Senin, 17 Juni 2019 | 09:04 WIB

JAKARTA – Sebanyak 16 emiten baru tercatat melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) saham dengan total nilai emisi Rp 2,35 triliun hingga akhir semester I-2019. Hari ini, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (Bali United) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah saham perseroan mengalamioversubscribed hingga 2,5 kali selama periode penawaran.

Direktur Utama PT Kresna Sekuritas Octavianus Budianto mengatakan, sebagai penjamin pelaksana (underwriter) IPO Bali United, pihaknya mencatat porsi investor institusi yang menyerap saham IPO Klub sepakbola tersebut mencapai 51%, sedangkan sisa 49% merupakan porsi investor ritel.

“Semuanya yang menyerap investor lokal. Kalau investor institusi mereka dari aset manajemen dan sejumlah pengusaha. Respon investor lumayan tinggi. Pada porsi pooling , penawaran yang masuk pun sampai Rp 400 miliar. Padahal jatahnya hanya Rp 3,5 miliar,” kata Octavianus kepada Investor Daily, Minggu (16/6).

Bali United akan menjadi emiten ke-14 yang tercatat di BEI sepanjang tahun berjalan ini. Perseroan meraih Rp 350 miliar dengan melepas 2 miliar saham atau setara 33,3% pada harga Rp 175 per saham. Aksi Bali United menandai pertama kalinya klub sepakbola go public di Asia Tenggara.

Sebagai informasi, pendirian klub sepakbola Bali United berawal dari Putra Samarinda Football Club yang berdiri pada 1989. Putra Samarinda berlaga di Galatama yang kemudian berubah menjadi Liga Indonesia sejak musim kompetisi 1994-1995.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA